hewan liar

Tampilkan postingan dengan label Hewan Predator. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hewan Predator. Tampilkan semua postingan

Duhh, Seorang Gadis Kanada Diserang Singa

Duma, The Lion
Sungguh beruntung nasib yang dialami seorang gadis asal Kanada berusia 18 tahun bernama Lauren Fagen. Bagaimana tidak, ia bisa saja tewas ketika seekor singa jantan bernama Duma tiba-tiba menyerangnya.

Hal ini terjadi di Pusat Rehabilitasi Hewan Liar Moholoholo, Afrika Selatan, tempat Lauren menjadi sukarelawan pengurus singa selama beberapa bulan terakhir ini. Ketika itu Lauren tengah mengelus-elus dan mencium seekor singa jantan bernama Duma.

Entah apa yang menyebabkan Duma, singa yang selama ini telah dirawat dan dirasa sangat dekat dengannya, tiba-tiba menjulurkan kakinya yang kuat dan berkuku tajam tersebut ke luar pagar dan mencengkeram gadis malang tersebut. Duma kemudian menarik kaki gadis malang tersebut masuk ke dalam kandang.

Lauren pun lantas berteriak meminta pertolongan, apesnya, justru seekor singa betina yang muncul dan ikut menggigit kaki Lauren. Tak lama berselang, beberapa remaja yang juga menjadi sukarelawan dipusat rehabilitasi hewan tersebut datang. Mereka membawa sapu dan memukuli kedua singa tersebut. Untunglah akhirnya singa-singa tersebut melepaskan cengkramannya dari Lauren.

"Saya tak menyangka dia (Duma) bisa mengeluarkan kakinya di celah-celah pagar. Saya bisa saja tewas atau kehilangan kaki. Sungguh sebuah keajaiban saya selamat," kata Lauren.

Saat ini, Lauren masih dirawat di rumah sakit dan baru diperbolehkan pulang awal pekan depan. Akibat kejadian tersebut, Lauren mengalami luka-luka di kakinya. Pihak dokter mengatakan bahwa ia sangat beruntung karena salah satu cakaran dari singa tersebut nyaris mengenai urat arterinya yang bisa saja mengakibatkan pendarahan serius dan berujung kematian.

Meski harus terluka karena dicakar singa, Lauren tidak kapok bekerja di pusat rehabilitasi hewan itu. Bahkan, dia ingin berada di tempat itu hingga masa kerjanya berakhir.

Lauren Fagen
"Saya tetap ingin di sini hingga selesai. Namun, saya sekarang jadi sedikit takut menghadapi singa dan tidak tahu bagaimana harus merespons saat bertemu mereka lagi," ujarnya.


sumber: tribunnews.com
 

0 komentar

Kiara "Liliger" Hasil Persilangan Ajaib Harimau Singa

Kiara The Liliger
Liger (lion-tiger) merupakan spesies hasil persilangan  harimau dan singa. Jenis ini tidak akan pernah terjadi di alam liar karena berbagai perbedaan yang dimiliki dua spesies kucing besar ini.
"Jika ada harimau yang mencoba kawin dengan singa betina maka dia akan dikejar oleh gerombolan singa lainnya," demikian diungkapkan Craig Packer, Direktur Lion Research Center di University of Minnesota, Amerika Serikat.

Walaupun sejatinya harimau dan singa meiliki banyak perbedaan baik dari segi geografi maupun mekanisme tingkah laku yang menghindarkan mereka dari kemungkinan untuk kawin satu sama lain, hal ini tidak berlaku di dalam penangkaran. Meskipun terpisah tujuh juta tahun evolusi, pada dasarnya mereka masih cukup berkaitan dan memungkinkan mereka untuk menghasilkan keturunan bersama.

Fenomena inilah yang membuat Kebun Binatang Novosibirsk di Rusia memiliki seekor spesies baru yang disebut Liliger. Liliger merupakan spesies yang merupakan anak dari seekor betina liger (persilangan singa dan harimau) dan seekor singa jantan. Liliger bernama Kiara ini lahir pada pertengahan September 2012 dan menjadi satu-satunya spesies Lililiger yang ada di dunia ini.

Meski unik dan menjadi persilangan yang ajaib, Kiara dianggap sebagai ancaman keberlangsungan harimau dan singa. Percampuran yang tidak alami dari kedua jenis kucing besar tersebut tidak memiliki tujuan konservasi. Di alam liar, jenis seperti Kiara, kemungkinan besar akan bercampur karena kedua orang-tuanya memiliki sifat yang sangat berbeda. Singa adalah spesies sosial, sedangkan harimau adalah penyendiri, kata Parker.

Itulah mengapa badan akreditasi kebun binatang di Amerika Utara, AZA, tidak menyetujui persilangan singa-harimau sperti ini. Mereka lebih fokus pada progam konservasi di alam liardan menganggap beberapa kebun binatang yang melakukan persilangan ini biasanya dimotivasi kepentingan publisitas.

Sumber: NationalGeographic News




0 komentar

Hewan Ini Suka Getarkan Alat Kelaminnya



Ngengat Hawk
Sungguh aneh cara seekor ngengat dalam mengatasi ancaman predatornya, kelelawar. Ngengat hawk yang biasa ditemukan di Kalimantan, akan menggetarkan alat reproduksinya dengan tujuan mengacak sonar milik kelelawar. Suara yang dihasilkan dari getaran tersebut diduga dimaksudkan untuk mengalihkan ekolokasi dari kelelawar.

Seorang pakar ekolog tingkah laku di Boise State University, Amerika Serikat bernama Jesse Barber berpendapat bahwa getaran tersebut membuat si ngengat "tidak terlihat" untuk sementara dari deteksi sang predator. Barber menambahkan bahwa pada ngengat macan, grup ngengat yang diketahui menghasilkan suara anti-kelelawar, sinyal ultrasonik mereka memperingatkan rasa yang tidak enak, bahkan menghambat sonar kelelawar. Dengan demikian ngenget pun akan selamat dari ancaman si pemangsa.

Dalam proses penelitian terhadap tingkah laku ngengat hawk tersebut, Barber menggandeng Akito Kawahara --ahli biologi evolusi dari University of Florida untuk membuktikan bahwa ngengat hawk juga menghasilkan suara ultrasonik anti-kelelawar yang sama dengan ngengat macan. Mereka bereksperimen dengan tiga spesies ngengat: Cechenena lineosa, Theretra boisduvalli, dan Theretra nessus.

Ketiga spesies ini ditempatkan dalam alat yang dilengkapi tali pancing dan sedotan minuman. Di sini, kecepatan dan suara para ngengat direkam dengan kamera berkecepatan tinggi dan mikrofon. Digunakan juga speaker berteknologi tinggi yang bisa memainkan rekaman suara ultrasonik dari kelelawar.

"Kami menempatkan ngengat di depan speaker ultrasonik dan mikrofon. Kemudian kami putar suara kelelawar ke ngengat-ngengat ini dan lihat bagaimana perilaku mereka," ujar Kawahara, yang hasil studinya dipublikasikan pada Rabu (3/7) lalu di jurnal Biology Letters.

Benar saja, setelah mendengar suara kelelawar, ngengat-ngengat ini menghasilkan suara ultrasonik. Dengan bantuan kamera berkecepatan tinggi, maka bisa terlihat dari mana asal suara ini. Ternyata ngengat menghasilkan suara ultrasonik ini dengan cara menggesekkan alat kelamin. Perilaku ini ditemukan di ngengat jantan dan betina.
"Kami menduga bahwa suara ini digunakan untuk menghambat ekolokasi kelelawar dan memperingati para kelelawar," kata Kawahara.  

sumber




0 komentar

6 Jenis Singa yang masih ada saat ini

Dahulu kala penyebaran Singa (Panthera leo) meliputi seluruh Afrika, Eropa, anak benua India dan Timur Tengah. Namun kini Singa hanya bisa ditemukan di Afrika dan sebagian kecil India. Hal ini kebanyakan disebabkan karena perburuan yang tidak terkendali untuk mengambil kulitnya.

Ada 6 subspesies singa yang masih eksis saat ini, meski beberapa diantaranya sudah dalam status "Terancam Punah" dan bahkan sudah tidak bisa ditemukan lagi di alam liar. Berikut adalah 6 jenis Singa yang masih eksis saat ini.

1. Singa Persia (Panthera leo Persica)
Dikenal juga dengan nama Singa Asia atau Singa India. Tersebar dari wilayah Turki, Asia Barat Daya, India hingga Pakistan. Ukurannya yang besar dan aktif di siang hari membuat singa ini lebih mudah diburu daripada Harimau atau Macan Tutul. Saat ini hanya ada sekitar 400 ekor Singa India yang ada di dekat hutan Gir, India.

2.  Singa Afrika Barat (Panthera Leo Senegalensis)
Foto Singa Afrika Barat (Panthera Leo Senegalensis)
gambar diambil dari : www.felinest.com

Singa jenis ini ditemukan di daerah Afrika bagian barat, terbentang dari Senegal hingga Republik Afrika Tengah.

3. Singa Masai (Panthera Leo nubica)
Foto Singa Masai (Panthera Leo nubica)
foto : eol.org
Binatang yang dikenal juga dengan nama Singa Tzavo ini dapat ditemukan di Afrika bagian Timur, meliputi Ethiopia dan Kenya hingga Tanzania dan Mozambique.

4 Singa Kalanga (Panthera Leo bleyenberghi)
Singa Kalanga (Panthera Leo bleyenberghi)
foto : www.biolib.cz
Dikenal juga dengan nama Singa Afrika Barat Daya. Dapat ditemukan di Afrika bagian Barat daya meliputi Namibia, Botswana, Angola, Republik Demokrasi Kongo, Zambia, dan Zimbabwe.

5. Singa Transvaal (Panthera Leo krugeri)
Dapat ditemukan di daerah Transvaal, Afrika Tenggara, termasuk diantaranya adalah Kruger National Park.

6. Singa Barbary (Panthera Leo leo)
Foto Singa Barbary (Panthera Leo leo)
Singa jenis ini sudah tidak dapat ditemukan lagi di alam liar. Bahkan sebenarnya sudah dianggap punah. Namun di kebun binatang Rabat, Maroko, terdapat sekitar 90 ekor singa yang memiliki ciri-ciri mirip singa barbary.

Referensi : wikipedia

0 komentar

6 Jenis Harimau yang Saat Ini Masih Hidup

Menurut catatan sejarah, di dunia ini ada 9 subspesies Harimau. Namun 3 diantaranya sudah resmi punah. Harimau-harimau yang kini masih eksis tersebar di Bangladesh, Siberia, India, China, Iran, Afghanistan, dan Asia Tenggara. 6 Jenis Harimau yang Saat Ini Masih Hidup tersebut adalah :

1. Harimau Bengal (Phantera tigris tigris)
Foto harimau Bengal
Harimau jenis ini disebut juga sebagai Harimau India. Daerah penyebaran harimau bengal antara lain India, Bhutan, Bangladesh, dan Nepal. Diperkirakan saat ini Populasi Harimau Bengal tidak lebih dari 2,500 ekor. Pada tahun 2011 dilaporkan jumlah harimau bengal dewasa di India sekitar 1.520-1.909, di Bangladesh 440 ekor, di Nepal 155 ekor, dan di Bhutan 75 ekor. Habitat Harimau Bengal adalah di padang rumput aluvial, hutan hujan tropis, hutan tropis, hutan lembab, hutan kering, dan hutan mangrov.

2. Harimau Indocina (Phantera Tigris Corbetti)
Foto harimau Indocina
Harimau ini juga disebut dengan harimau corbet dan dapat ditemukan di wilayah Kamboja, China, Laos, Thailand, Burma, dan Vietnam. Harimau ini ukurannya lebih kecil dan lebih gelap dibandingkan dengan harimau bengal. Habitat harimau indonecina adalah hutan di daerah gunung atau perbukitan. Diperkirakan populasi harimau indocina saat ini sekitar 350 ekor saja.

3. Harimau Malaya (Panthera Tigris Jacksoni)
Foto harimau Malaya
Mereka hanya dapat ditemukan di daerah bagian selatan dari semenanjung Malaysia. Harimau Malaya merupakan ikon nasional negara Malaysia. Harimau jenis ini baru diakui sebagai salah satu subspesies harimau pada tahun 2004. Saat ini diperkirakan jumlah Harimau Malaya hanya sekitar 500 ekor.

4. Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae)
Foto harimau Sumatera
Harimau jenis ini hanya bisa ditemukan di Pulau Sumatera. Harimau Sumatera merupakan jenis harimau yang berukuran paling kecil dari semua spesies harimau. Populasi Harimau Sumatera saat ini diperkirakan hanya ada sekitar 400-500 ekor.  Mereka adalah salah satu spesies yang berstatus 'kritis'.

5. Harimau Siberia (Panthera Tigris Altaica)
Foto Harimau Siberia
Harimau ini juga dikenal dengan nama Harimau Amur karena mereka hidup di wilayah Amur-Ussuri jauh disebelah Timur Siberia.Mereka adalah jenis harimau terbesar dalam keluarganya. Pada tahun 2005 ada sekitar 331-393 ekor harimau Siberia dewasa dan remaja.

6. Harimau Cina Selatan (Panthera Tigris Amoyensis)
Foto Harimau Cina Selatan
Mereka juga sering disebut dengan nama Amoy atau harimau Xiamen. Mereka adalah subspesies harimau yang paling terancam punah saat ini. Bahkan mereka juga pernah masuk dalam 10 binatang paling terancam punah di dunia. Diperkirakan saat ini hanya ada sekitar 59 ekor harimau Cina Selatan, dimana semuanya berada di Cina.

Sementara 3 spesies harimau lainnya yang sudah punah adalah Harimau Bali, Harimau Jawa, dan Harimau Kaspia.

Referensi : wikipedia

0 komentar

Informasi Tentang Singa Putih

Foto Singa Putih
Singa Putih merupakan sebuah hasil dari mutasi langka yang terjadi pada Singa Kruger (Panthera leo krugeri) yang ditemukan di beberapa konservasi alam liar di Afrika Selatan dan di kebun binatang-kebun binatang di seluruh dunia.

Singa Putih bukanlah subspesies singa tersendiri, dan sudah dihormati di daerah Timbavati, Afrika Selatan, sejak berabad-abad yang lalu. Meski kemunculan pertamanya tercatat pada tahun 1938. Baru pada tahun 1970-an, Singa Putih mulai mendapatkan perhatian publik setelah Chris McBride menulis buku yang berjudul "The White Lions of Timbavati".

Pada 2009, ketika pertama kalinya muncul ide untuk memperkenalkan Singa Putih kepada alam liar, banyak orang yang tidak yakin Singa ini akan dapat bertahan hidup di sana. Alasannya adalah warna putih yang dimiliki oleh SInga ini membuatnya tidak bisa berkamuflase dengan alam, sehingga akan sulit mengincar mangsa. Itulah sebabnya, sebagian besar populasi Singa Putih saat ini berada di Kebun Binatang.

Namun, beberapa Singa Putih dari Global White Lion Protection Trust (GWLPT) telah mulai diperkenalkan kepada alam liar. Singa-singa tersebut pun sudah bisa berburu dan berkembangbiak di alam bebas tanpa campur tangan manusia. Dan saat ini Singa Putih di Afrika Selatan, sedang dibiakkan secara eksklusif untuk mahir berburu..

Singa Putih bukanlah albino. Warna putih yang mereka miliki justru karena gen resesif yang mereka miliki yang menghambat perkembangan gen warna. Gen ini juga lah yang telah menghasilkan Harimau Putih.

Referensi : wikipedia

0 komentar

Serigala Abu-Abu, Serigala Terbesar di Dunia

Foto Serigala Abu-abu
Seriga abu-abu atau grey wolf memiliki nama latin Canis Lupus. Merupakan spesies serigala yang tinggal di hutan-hutan dan daerah-daerah pelosok di Amerika Bagian Utara, Eurasia, dan Afrika bagian Utara. Mereka merupakan yang terbesar dari keluarga Canidae atau keluarga anjing.

Serigala abu-abu jantan beratnya sekitar 43 hingga 45 kg. Sedangkan betinanya beratnya berkisar antara 36 hingga 38,5 kg. Penampilan mereka terlihat mirip dengan anjing herder atau anjing penarik kereta luncur. hanya saja mereka memiliki kepala yang lebih besar, dada yang lebih sempit, kaki yang lebih panjang, ekor yang lebih lurus, dan cakar yang lebih besar.

Serigala abu-abu memiliki bulu yang panjang dan lebat di musim dingin. Warna bulunya didominasi warna abu-abu, meski ada beberapa yang bulunya hampir berwarna putih murni, merah, atau cokelat hingga hitam.

Dalam genus Canis, serigala abu-abu memiliki penampilan yang lebih khusus dan progresif daripada sepupu mereka yang lebih kecil (coyote, dan golden jackal) seperti yang ditunjukkan dalam adaptasi morphologi untuk berburu mangsa yang besar.

Serigala abu-abu merupakan binatang yang sosial. Mereka sering bepergian dalam sebuah keluarga yang terdiri dari sepasang jantan dan betina, yang ditemani oleh sepasang anak mereka yang sudah dewasa. 

Dalam habitatnya, serigala abu-abu biasanya merupakan puncak dari rantai makanan. Hanya harimau dan manusia yang biasanya menjadi ancaman serius bagi mereka. Mangsa utama serigala abu-abu biasanya adalah hewan berkuku yang berukuran besar. Meski terkadang mereka juga memangsa binatang yang ukurannya lebih kecil seperti binatang ternak, bangkai, dan sampah.

Serigala abu-abu merupakan salah satu binatang yang paling banyak diteliti oleh manusia. Buku-buku tentang mereka tergolong paling banyak ditulis dibandingkan dengan buku-buku yang membahas tentang binatang liar lainnya.

Serigala abu-abu memiliki sejarah yang sangat panjang terkait hubungannya dengan manusia. Terutama karena mereka banyak diburu dan dibunuh oleh manusia karena telah memangsa ternak. Meskipun demikian ada beberapa suku asli Amerika yang justru menghormati binatang ini.

Serigala merupakan nenek moyang dari anjing peliharaan. Mereka pertama kali dijinakkan oleh orang-orang dari Timur Tengah. Namun masih belum jelas, serigala jenis apa yang telah dijinakkan tersebut.

Meskipun serigala merupakan salah satu hewan yang menakutkan bagi manusia, tetapi beberapa kasus penyerangan serigala terhadap manusia lebih dikaitkan dengan penyakit rabies. Serigala yang tidak terkena rabies, sangat jarang dilaporkan telah menyerang manusia. Salah satu faktor penyebabnya adalah jumlah serigala yang sedikit, mereka cenderung menjauh dari manusia, dan telah diajari untuk takut pada manusia oleh para pemburu.

Perburuan dan penangkapan serigala dilaporkan telah mengurangi populasi serigala sampai 1/3 dari jumlah awal. Namun karena penyebaran serigala yang luas, dan populasi mereka yang cenderung stabil, maka IUCN menggolongkan mereka sebagai binatang yang populasinya tidak mengkhawatirkan.

Referensi : Wikipedia

0 komentar

Puma, Kucing Besar yang Lebih Mirip Kucing Domestik

Foto Puma atau Panther
Puma atau Singa gunung atau Panther atau cougar memiliki nama latin Puma concolor. Mereka adalah spesies kucing besar dari keluarga Felidae. Binatang ini merupakan spesies kucing terbesar kedua di Benua Amerika setelah Jaguar. Meski disebut Singa Gunung, sebenarnya secara genetik Puma lebih dekat dengan kucing domestik daripada spesies Singa.

Daerah penyebaran Puma meliputi Yukon Kanada hingga Andes Selatan, Amerika Selatan. Mereka adalah binatang yang mudah beradaptasi, sehingga mereka dapat ditemukan di banyak tipe habitat di Benua Amerika. Namun mereka lebih menyukai habitat yang banyak ditumbuhi semak padat dan juga area berbatu. Meski mereka juga dapat hidup di area terbuka.

Puma merupakan binatang yang soliter, dan lebih aktif di malam hari (nokturnal). Mereka adalah predator yang cerdas. Mangsa mereka pun sangat beragam. Mangsa utama mereka antara lain rusa, kambing, dan bahkan ternak warga seperti kuda dan domba. Terutama bagi Puma yang hidup di wilayah Utara. Puma juga memangsa binatang-binatang kecil seperti binatang-binatang pengerat, dan serangga.

Puma merupakan binatang teritorial, dan bertahan hidup di daerah yang tingkat populasinya rendah. Luas daerah kekuasaan mereka berbeda-beda tergantung kepadatan populasi, medan, dan banyaknya mangsa. Namun, meski penyebarannya luas, Puma tidak selalu menjadi puncak dari rantai makanan. Mereka masih kalah dengan Jaguar, Srigala abu-abu, Beruang Hitam Amerika, dan Beruang Grizzy.

Sebenarnya Puma lebih suka menghindari kontak dengan manusia. Serangan Puma terhadap manusia bisa dibilang sangatlah langka. Namun akhir-akhir ini sering terdengar berita penyerangan Puma terhadap manusia, yang sebenarnya lebih disebabkan karena si manusia telah masuk ke daerah mereka.

Perburuan besar-besaran pada masa kolonisasi Eropa di benua Amerika dan pembangunan yang terus menerus dilakukan oleh manusia telah mempersempit habitat mereka dan menyebabkan populasi mereka kian berkurang.

Pada kenyataannya, sejak awal abad ke-20, Puma sudah punah di Amerika Utara bagian Timur, kecuali di beberapa bagian terisolir di Florida. Namun dalam beberapa dekade terakhir, populasi mereka mulai berpindah dari Timur ke bagian Barat meliputi Dakotas, Nebraska, dan Oklahoma.

Beberapa Puma jantan sempat terlihat di Minnesota, Wisconsin, Iowa, Semenanjung atas Michigan, dan Illinois. Dimana seekor Puma telah ditembak di dekat kota Chicago, dan setidaknya ada satu yang sudah terlihat muncul di Connecticut.
Referensi : Wikipedia

0 komentar

Mengenal Jaguar, Kucing Terkuat di Benua Amerika

Foto Jaguar
Jaguar merupakan salah satu jenis kucing besar (Panthera) yang masih eksis saat ini. Penampilannya memang mirip dengan macan tutul, tetapi Jaguar adalah spesies yang berbeda, karena macan tutul adalah spesies panthera pardus, sementara Jaguar adalah spesies Panthera Onca.

Jaguar merupakan satu-satunya spesies Panthera yang ditemukan di Amerika. Mereka adalah jenis kucing terbesar ketiga setelah Harimau dan Singa. Dan merupakan yang terbesar di Western Hemisphere.

Penyebaran jaguar mencakup Amerika Serikat bagian Selatan dan Meksiko, sebagian besar Benua Amerika Bagian Tengah dan bagian Selatan hingga Paraguay dan Argentina Bagian Utara. Namun diperkirakan Jaguar sudah punah di Amerika Serikat sejak awal abad ke-20.

Corak tutul pada tubuh mereka memang sangat mirip dengan macan tutul, tetapi Jaguar cenderung lebih besar, dan juga memiliki karakteristik yang lebih mirip dengan harimau.  Habitat jaguar yang paling disukai adalah daerah hutan hujan lebat (dense rainforest).

Jaguar merupakan hewan penyendiri (soliter). Mereka akan berkeliaran sendirian kecuali jaguar betina yang mengasuh anak-anaknya. Mereka adalah puncak dari rantai makanan di wilayah mereka. Sehingga mereka memegang peranan penting dalam menjaga ekosistem hutan untuk menjamin ketersediaan hewan buruan. 

Jaguar memiliki ketergantuan dengan air yang cukup kuat, sehingga mereka cenderung tinggal di daerah yang dekat dengan aliran sungai. Mereka juga termasuk kucing besar yang senang berenang.

Jaguar memiliki gigitan yang sangat kuat. Kekuatan gigitannya mampu menembus lapisan cangkang kura-kura dan memungkinkannya untuk membunuh mangsanya dengan metode yang tidak biasa. Mereka akan menggigit dan menghancurkan tulang tengkorak mangsanya dan memberikan luka fatal pada otak mangsanya.

Populasi Jaguar saat ini dalam status terancam punah. Jumlahnya pun terus menurun. Hal ini terutama disebabkan oleh semakin menyempitnya habitat mereka yang berimbas pada berkurangnya persediaan makanan. Mereka juga masih sering dibunuh oleh manusia, terutama karena konflik dengan petani di Amerika Selatan. Namun meski jumlahnya kian menurun, penyebarannya masih cukup luas, sehingga diperkirakan jumlahnya masih cukup banyak di alam liar.

Sekedar tambahan, Jaguar merupakan simbol dari dewa bagi suku Maya. Dan mereka adalah kucing liar terkuat di Benua Amerika.
Referensi : wikipedia

0 komentar

Mengenal Lebih Dekat Harimau Sumatera

Harimau Sumatera memiliki nama latin Panthera tigris sumatrae. Harimau Sumatera merupakan hewan endemik pulau Sumatera, sehingga hanya bisa ditemui di Pulau Sumatera saja. Mereka adalah salah satu dari 6 subspesies harimau yang sampai saat ini masih ada di bumi. Namun populasi mereka saat ini berada dalam status critically endangered.

Diperkirakan populasi harimau Sumatera di alam bebas saat ini hanya ada sekitar 400 ekor. Mereka adalah predator utama dalam rantai makanan di wilayahnya, sehingga mereka menjaga populasi mangsa mereka di alam liar agar keseimbangan rantai makanan di wilayahnya tetap terjaga. Namun sepertinya manusia sudah merusaknya.

Habitat Harimau Sumatera (hutan dataran rendah, lahan gambut, dan hutan hujan pegunungan) semakin menyempit akibat pembukaan lahan baru oleh manusia. Sehingga terkadang harimau-harimau ini harus mencari mangsa sampai ke pemukiman warga dan harus mati dibunuh warga yang merasa terancam. Selain itu perburuan liar yang mengincar bagian-bagian tubuh mereka untuk dijual dipasar gelap sebagai perhiasan, bahan obat tradisional, atau jimat membuat populasi mereka semakin menurun drastis.

Populasi Harimau Sumatera di Provinsi Riau yang konon merupakan rumah bagi 33% populasi Harimau Sumatera di alam liar pun semakin menurun. Meski sudah dilindungi oleh Undang-Undang, dalam 25 tahun terakhir, populasi mereka tetap menurun, bahkan hingga 70%.

Ciri-ciri Harimau Sumatera yang paling mudah dilihat antara lain yaitu, warna kulit mereka merupakan yang paling gelap diantara semua spesies harimau. Warna bulu mereka mulai dari kucing kemerah-merahan hingga oranye tua.

Harimau Sumatera merupakan spesies harimau yang bertubuh paling kecil jika dibandingkan dengan spesies harimau lainnya. Tinggi Harimau Sumatera hanya mencapai 60 cm, dengan berat badan mencapai 140 kg. Sementara berat tubuh betinanya hanya sampai 91 kg.
Referensi : WWF

0 komentar

Macam-Macam Macan Tutul

Macan tutul merupakan salah satu spesies kucing besar yang masih ada di dunia ini. Merekahidup di benua Asia dan Afrika dan terbagai dalam beberapa subspesies. Pada mulanya dianggap ada sekitar 30 spesies macan tutul. Namun setelah dilakukan pengujian secara molekuler, IUCN menetapkan hanya ada 9 subspesies macan tutul di dunia ini. Dan berikut adalah macam-macam macan tutul yang ada di dunia :

1. Macan Tutul Jawa (Panthera Pardus Melas)
Foto Macan Tutul Jawa atau Macan Kumbang
Macan tutul jawa disebut juga macan kumbang. Mereka hanya dapat ditemukan di Pulau Jawa. Ada 2 jenis macan tutul jawa, yaitu yang berwarna terang dan yang berwarna hitam. 

2. Macan Tutul India (Panthera Pardus Fusca)
Foto Macan Tutul India (Panthera Pardus Fusca)
Disebut juga Indian Leopard. Macan tutul ini termasuk dalam 5 spesies kucing terbesar di India bersama dengan Singa Asia, Harimau Bengal, Macan Tutul Salju, dan Macan Dahan (Clouded Leopard). Mereka hidup di hutan-hutan di India dengan ketinggian hingga 2500 m di atas permukaan laut.

3. Macan Tutul Afrika (Panthera Pardus Pardus)
Foto Macan Tutul Afrika (Panthera Pardus Pardus)
Jenis macan tutul yang satu ini merupakan jenis macan tutul yang paling banyak memiliki variasi corak warna bulu. Mulai dari kuning pucat, kucing keemasan, hingga kucing kecokelatan. Mereka sebagian besar tersebar di Sub-Sahara.

4. Macan Tutul Arab (Panthera Pardus Nimr)
Foto Macan Tutul Arab (Panthera pardus nimr)
Macan Tutul Arab merupakan macan tutul yang berukuran paling kecil dibandingkan dengan jenis-jenis macan tutul lainnya. Mereka termasuk binatang yang 'kritis'. Pada 2006 saja jumlahnya hanya sekitar kurang dari 200 ekor.

5. Macan Tutul Amur (Panthera Pardus Orientalis)
Foto Macan Tutul Amur (Panthera Pardus Orientalis)
Dikenal juga sebagai Macan Tutul Manchuria. Mereka tersebar di hutan-hutan Korea, Timur Laut China, dan Rusia. Macan tutul ini memiliki pola bulu yang terbilang cukup mencolok dibandingkan spesies macan tutul lainnya. Mereka juga memiliki mata hijau-biru yang bercahaya.

6. Macan Tutul Persia (Panthera Pardus Ciscaucasica)
Foto Macan Tutul Persia (Panthera Pardus Ciscaucasica)
Dikenal juga dengan nama macan tutul kaukasus.  Mereka adalah salah satu spesies macan tutul yang berukuran paling besar dibandingkan dengan spesies macan tutul lainnya yang masih ada saat ini. Daerah penyebaran Macan tutul Persia adalah Afghanistan Bagian Barat, daerah Utara Iran, Turkmenistan bagian selatan, Turki Timur, dan Pegunungan kaukasus.

7. Macan Tutul Cina Utara (Panthera Pardus Japonensis)
Foto Macan Tutul Cina Utara (panthera Pardus Japonensis)
Mereka hidup di daerah Cina bagian Utara. Ukuran tubuh mereka sama dengan ukuran tubuh macan tutul indocina. Daerah penyebaran mereka adalah China bagian tengah dimulai dari Lanzhou hingga daerah pegunungan di sebelah selatan gurun gobi.

8. Macan Tutul Indocina ( Panthera Pardus Delacouri)
Macan Tutul Indocina ( Panthera Pardus Delacouri)
Merpakan speise macan tutul yang daerah penyebarannya meliputi Cina bagian selatan, Vietnam, Malaysia, Kamboja, Laos dan Thailand.

9. Macan Tutul Srilanka (Panthera Pardus Kotiya)
Macan Tutul Srilanka (Panthera Pardus Kotiya)
Di Sinhala, mereka sering juga disebut dengan nama Kotiya. Sementara di tamil mereka disebut dengan nama Chiruththai. Mereka baru teridentifikasi sejak 1956 oleh seorang zoologist asal Srilanka yang bernama Deraniyagala. Diperkirakan jumlahnya saat ini tidak lebih dari 250 ekor.


Referensi : Banyak situs

0 komentar

Beruang Kutub, Karnivora Terbesar dan Paling Berbahaya

gambar beruang kutub
Beruang kutub atau polar bear memiliki nama ilmiah Ursus maritimus. Beruang yang hidup di benua Artik (daerah kutub Utara) ini adalah beruang paling karnivora diantara spesies beruang lainnya. Meskipun bentuknya berkaki empat, terkadang ada juga yang mengklasifikasikan beruang kutub sebagai mamalia laut.

Beruang kutub merupakan perenang yang sangat handal. Mereka dapat berenang nonstop hingga sejauh 60 mil. Mereka memiliki kelenjar minyak pada kulitnya yang membuat bulu-bulu mereka bisa tetap kering selama berenang. Kemampuan berenangnya ini sangat berguna untuk mendukung kemampuan indera penciumannya yang mampu mencium bau bangkai ikan paus atau anjing laut sejauh 20 mil.

Makanan utama beruang kutub adalah ikan dan anjing laut. Mereka berburu anjing laut dengan menerkam anjing laut yang muncul ke permukaan. Dengan kekuatan hantaman kaki depannya yang kuat dan cakarnya yang tajam, mereka dapat dengan mudah melumpuhkan anjing laut yang lengah. Satu ekor anjing laut seberat 55 kg, dapat memenuhi 8 hari kebutuhan makanan seekor beruang kutub.

Tinggi beruang kutub jantan bisa mencapai 2,5 m, sedangkan betinanya hanya sekitar 2 m. Berat tubuh beruang kutub jantan dewasa sekitar 400 - 600 kg. Bahkan ada yang bisa mencapai 800 kg atau lebih. Sedangkan berat badan beruang kutub betina hanya setengahnya yaitu sekitar  200 - 300 kg

Pada saat musim panas terjadi di kutub utara (sekitar Mei-Juni) bulu-bulu beruang kutub yang tebal akan rontok untuk menjaga suhu tubuh mereka agar selalu stabil.

Dalam satu kelahiran, biasanya beruang kutub betina akan melahirkan 2-3 ekor bayi beruang kutub. Musim kawin beruang kutub terjadi sekitar bulan Maret - Juni dan bayi-bayi mereka akan lahir sekita bulan Desember - Januari. Pada saat hamil, beruang kutub betina akan menggali lubang di tumpukan salju dan tidur terus hingga bayi mereka lahir.

Meskipun beruang kutub dewasa ukuran tubuhnya sangat besar, bayi-bayi beruang kutub akan terlahir dengan ukuran tubuh hanya sebesar tikus, tidak memiliki bulu, buta dan sangat lemah. Mereka akan menghabiskan waktu di dalam sarang selama sekitar 28 bulan. Dan pada masa-masa itu, sang induk akan dengan sangat sabar merawat bayi-bayinya.

Sebenarnya beruang kutub adalah binatang yang suka menyendiri, tetapi beruang kutub betina akan hidup secara berkelompok ketika mereka tengah hamil dan saat mencari makan. Hal ini mereka lakukan untuk dapat saling melindungi.

Beruang kutub merupakan binatang yang aktif dan sama sekali tidak takut dengan kehadiran maunsia di sekitar mereka. Beruang kutub betina akan berkeliaran di sepanjang pantai kutub utara, sedangkan beruang kutub jantan banyak menghabiskan waktunya di atas bongkahan es yang terapung jauh hingga 180 mil  dari pinggiran pantai.

Referensi : wikipedia

0 komentar

Informasi Tentang Macan Tutul Jawa, si Macan Kumbang

foto macan kumbang atau macan tutul jawa
Macan Tutul Jawa atau sering juga disebut macan kumbang memiliki nama latin Panthera pardus melas. Kucing besar ini merupakan salah satu dari subspesies macan tutul yang hanya bisa ditemukan di hutan-hutan tropis di Pulau Jawa. Dengan kata lain, Macan Kumbang merupakan salah satu hewan endemik Indonesia.

Macan Tutul Jawa memiliki 2 variasi, yaitu berwarna terang, dan berwarna hitam. Namun sepertinya yang berwarna hitam lebih banyak. Nah, yang berwarna hitam inilah yang lebih dikenal dengan nama Macan Kumbang. Disebut demikian karena pada umumnya mereka memiliki bulu yang menyerupai warna sayap kumbang yang hitam mengkilap dengan bintik-bintik gelap yang hanya akan tampak jika berada di bawah cahaya.

Hewan yang menjadi identitas Provinsi Jawa Barat ini merupakan jenis macan tutul yang berukuran paling kecil jika dibandingkan dengan spesies macan tutul lainnya yang ada di dunia. Ukuran tubuh macan kumbang jantan cenderung lebih besar dibandingkan dengan ukuran tubuh betinanya.

Hewan predator ini memiliki indera penciuman dan penglihatan yang tajam. Dan mereka adalah pemanjat pohon yang ulung. Warna bulu macan kumbang yang hitam akan membantunya beradaptasi dengan lingkungan hutan lebat yang gelap. Terlebih lagi karena binatang ini lebih aktif berburu di malam hari. Mangsa Macan Kumbang adalah hewan-hewan penghuni hutan yang ukurannya lebih kecil darinya.

Hewan yang suka menyendiri (Soliter) ini merupakan satu-satunya spesies kucing besar di Pulau Jawa.yang masih tersisa. Sejak 2007, IUCN memasukkan Macan Kumbang sebagai salah satu hewan yang berstatus "Kritis". Dan terdaftar dalam status Appendix I oleh CITES.

Saat ini, hewan yang dilindungi UU No.5 tahun 1990 dan PP No.7 tahun 1999 ini hanya dapat ditemui di beberapa cagar alam di Pulau Jawa, seperti Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Referensi :  wikipedia

0 komentar

Mengenal Buaya Muara, Buaya terbesar dan Terganas di Dunia

foto buaya muara
Buaya Muara (Crocodylus porosus) sering juga disebut dengan nama Buaya Air Asin karena sering ditemui di muara yang berair payau/asin. Jadi anda jangan bingung lagi jika ada yang bilang Buaya air asin adalah buaya yang paling ganas di dunia, sementara yang lainnya bilang buaya muara lah buaya yang paling ganas. Karena mereka adalah satu spesies yang sama.

Seperti namanya, buaya muara banyak tinggal di sungai dan laut dekat muara. Buaya Muara merupakan buaya terbesar dan terpanjang di dunia. Bahkan ukurannya bisa jauh lebih besar dibandingkan dengan buaya sungai Nil, atau Aligator Amerika. Panjang tubuh buaya muara bisa mencapai 12 meter, seperti yang pernah ditemukan di Sangatta, Kalimantan Timur.

Daerah penyebaran buaya muara terbilang yang terluas di dunia. Mereka bisa ditemukan mulai dari Teluk Benggala (Sri Lanka, Bangladesh, India) hingga perairan Polinesia (Kepulauan Fiji dan Vanuatu). Dan konon, habitat favorit buaya muara adalah di perairan Australia dan Indonesia. Di Indonesia sendiri, buaya muara tersebar hampir di semua perairan Indonesia.

Kemampuan buaya muara sangat mengerikan. Meski buaya berkaki pendek, tetapi buaya muara dapat melompat dari air untuk menerkam mangsanya. Bahkan, jika kedalaman sungai tempatnya hidup lebih dalam dari panjang tubuhnya, buaya muara dapat menerkam secara vertikal ke atas setinggi panjang tubuhnya untuk menangkap mangsa.

Simak foto-foto buaya muara di kebun binatang gembiraloka DI SINI!!!

Referensi : wikipedia

0 komentar

Informasi Tentang Harimau Putih

foto harimau putih
Harimau Putih atau Bengal Tiger memiliki nama latin Panthera Tigris Tigris. Meskipun warna bulunya adalah putih, bukan berarti harimau putih adalah binatang albino. Sehingga harimau putih masih bisa dikawinkan dengan jenis harimau biasa.

Warna putih yang dimiliki oleh harimau ini disebabkan oleh gen resesif yang menghasilkan warna pucat. Harimau Putih memiliki hidung yang berwarna pink, pusat kakinya juga berwarna pink, bermata biru es, dan berbulu putih atau putih kuning berbelang hitam, cokelat atau kelabu.

Harimau putih cenderung memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dibandingkan dengan  harimau jingga tanpa gen putih. Harimau putih jantan dewasa dapat memiliki panjang tubuh mencapai 270 cm dengan berat badan mencapai 221 kg.
Foto harimau putih di kebun binatang gembiraloka
Harimau Putih merupakan jenis binatang soliter yang suka menyendiri. Namun kebanyakan dari mereka akan berpasangan ketika berburu. Waktu berburu mereka biasanya adalah waktu sore menjelang malam hari. Mangsa Harimau Putih di alam liar antara lain mamalia-mamalia sedang seperti rusa, babi hutan hingga hewan kecil seperti reptil, burung dan monyet.

Masa kehamilan Harimau Putih sekitar 104 hingga 106 hari. Biasanya dalam sekali persalinan, mereka dapat melahirkan 2 - 4 anakan. Namun lebih seringnya melahirkan 3 ekor anakan dengan berat 701 hingga 1600 g.
gambar harimau putih di kebun binatang
Habitat Harimau Putih antara lain hutan dataran rendah hingga hutan dataran tinggi. Dengan ketinggian maksimal 2000 m di atas permukaan air laut. Penyebaran harimau putih antara lain di Bhutan, China, India, Bangladesh dan Nepal.

Saat ini diperkirakan ada ratusan ekor harimau putih dalam penangkaran di seluruh dunia, dimana di India saja sudah ada sekitar 100 ekor. Kabar baiknya, populasi harimau putih kian bertambah setiap tahunnya. Populasi harimau putih modern mencakup subspesies Benggala sejati dan campuran Benggala-Siberia. Namun tidak diketahui pasti apakah gen resesif pemutih ini berasal dari harimau Benggala saja atau semua nenek moyang harimau Siberia.
foto harimau putih

Referensi : wikipedia

0 komentar

Foto-Foto Buaya Muara

Foto Buaya Muara

foto buaya muara 01

foto buaya muara 02

foto buaya muara 03

foto buaya muara 04

foto buaya muara 05

foto buaya muara 06

foto buaya muara 07

2 komentar

Mengenal Singa si raja hutan

Mengenal Singa si raja hutan
Singa memiliki nama latin Panthera leo.  Merupakan jenis kucing besar yang hidup secara berkelompok. Dalam satu kelompok biasanya terdapat satu sekor singa jantan dan beberapa ekor singa betina. Hewan ini adalah binatang karnivora (pemakan daging).
Singa jantan dewasa memiliki berat badan sekitar 150 hingga 250 kg. Sedangkan singa betina beratnya hanya sekitar 120 hingga 185 kg. Rata-rata singa yanghidup di alam bebas hidup hingga umur 10 sampai 15 tahun. Namun yang berada di penangkaran bisa mencapai usia 20 tahun atau lebih.
Ciri-ciri singa jantan yang paling mencolok adalah bulu di lehernya tumbuh lebat dan membentuk surai. Sedangkan singa betina tidak demikian. Fungsi dari surai tersebut adalah untuk melindunginya dalam perkelahian antar singa, karena seperti yang kita tahu, daerah yang menjadi incaran singa saat bertarung adalah bagian leher.
Singa jantan dipercaya memiliki kekuatan yang lebih besar daripada singa betina, mereka mampu berlari hingga kecepatan 58 km/jam. Namun dalam keluarga singa justru singa betina lah yang aktif berburu. Sedangakn singa jantan hanya menunggu dan meminta jatah hasil buruan si singa betina.
Meskipun singa termasuk dalam keluarga kucing, tetapi pada kenyataannya singa tidaklah bisa memanjat pohon sebagaimana kebanyakan kucing lainnya, baik kucing besar lainnya ataupun kucing kecil dan medium. Selain itu, Singa juga termasuk binatang yang tidak suka dengan air, tidak seperti Harimau.
Sekitar 40% anak singa yang dilahirkan mati sebelum umur 1 tahun, dan hanya 20% yang dapat mencapai umur 2tahun  Hal ini biasanya terjadi lantaran si anak singa dibunuh oleh singa jantan dari kelompok lain saat perebutan wilayah, atau karena tidak diurus oleh induknya karena jumlah makanan yang sedikit.
Singa paling terkenal sekaligus paling jinak di dunia bernama Bongo. Singa tersebut pernah bermain dalam film "George". Namun sekarang dia sudah mati akibat terkena sakit apru-paru. Sedangkan singa paling jinak di dunia yang kedua adalah Zamba, singa milik Ralph Helfer.
Referensi : wikipedia

0 komentar

Informasi tentang komodo, kadal terbesar di dunia

komodo dragon
Komodo atau biawak komodo (Varanus komodoensis) merupakan seekor kadal besar yang hanya dapat ditemui di Pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tenggara, Indonesia. Orang-orang setempat menyebut kadal terbesar didunia ini dengan nama Ora.
Panjang tubuh komodo berkisar antara 2  hingga 3 meter., dan beratnya sekitar 70 kg. Komodo liar terbesar yang pernah ditemui memiliki berat 166 kg dengan panjang 3,13 m. Menurut teori, tubuh kadal ini bisa sebesar itu karena terjadi proses gigantisme pulau, yaitu membesarkan tubuh hewan tertentu akibat dari pulau tempat tingalnya yang kecil, serta tidak adanya predator lain. Dan memang, komodo adalah puncak rantai makanan di Pulau Komodo.
Komodo mampu melihat hingga jarak 300 m di siang hari, tetapi sangat buruk di malam hari. Hewan langka ini memang memiliki lubang telinga, tetapi sebenarnya komodo tidak memiliki indera pendengaran. Sebagai gantinya, komodo menggunakan lidahnya untuk mendeteksi rasa, dan untuk navigasi. Lidahnya ini dapat mendeteksi adanya bangkai sejauh 4 hingga 9,5 km.
Kadal raksasa ini menyukai tempat yang panas dan kering, serta aktif di siang hari. Meskipun demikian, terkadang dapat ditemui juga beberapa komodo yang aktif juga di malam hari. Komodo merupakan hewan yang senang menyendiri. Mereka dapat ditemui tengah bersama-sama hanya pada saat berkembangbiak dan pada saat makan saja.
Komodo dapat berlari hingga kecepatan 20 km/jam, punya kemampuan berenang yang baik, dan mampu menyelam hingga kedalaman 4,5 m. Selain itu, komodo juga dapat memanjat pohon. Baru - baru ini juga ditemukan fakta bahwa komodo memiliki bisa tingkat menengah. Itulah yang menyebabkan mangsa yang sudah digigitnya semakin lemas, bukan karena bakteri yang banyak terdapat di mulutnya seperti yang dulu diberitakan. Lengkap sudah senjata predator ini.
Komodo berburu dengan cara menggigit mangsanya dan membiarkannya mati secara perlahan. Setelah itu dia akan melacak keberadaan mangsanya yang sudah tidak berdaya tersebut menggunakan penciumannya.

Referensi : wikipedia

0 komentar

Hyena

Hyena atau Hyaena
Hyena atau Hyaena merupakan binatang dari keluarga Hyaenida, suborder feliform dari Carnivora. Hewan ini sangat unik dan penting peranannya dalam ekosistem di Afrika dan beberapa daerah Asia. Meskipun secara phylogenetical hewan ini termasuk kerabat dekat kucing, tetapi pada kenyataannya hewan ini memiliki perilaku serta beberapa aspek lain yang mirip dengan anjing.
Baik Hyena maupun anjing merupakan hewan yang tidak bisa memanjat, serta termasuk hewan cursorial yang memburu mangsanya dengan lebih mengandalkan gigi daripada cakar. Keduanya juga termasuk pemakan yang cepat dan dapat menyimpannya, memiliki kepalan kaki yang besar, tumpul, serta tidak bisa menyembunyikan kuku, yang mengadaptasi mereka untuk dapat lari dan menikung dengan tajam. Selebihnya sifat Hyena masih mirip dengan perilaku kucing.
Meskipun Hyena terkenal sebagai hewan pengecut, licik dan suka merebut hasil buruan predator lain, pada kenyataannya, terutama untuk Hyena tutul, 95% makanan yang mereka makan adalah hasil dari mereka berburu sendiri.
Sebenarnya Hyena adalah hewan yang aktif di malam hari (nokturnal). namun dalam beberapa kasus kita bisa temui mereka di pagi ataupun siang hari. Selain itu, meskipun Hyena hidup dan berburu secara berkelompok, sebenarnya hewan ini bukanlah hewan yang suka berteman. Namun ada pengecualian untuk Hyena tutul.
Hyena pertama kali muncul di Eurasia selama periode Miocene dari nenek moyang yang menyerupai viverrid dan terbagi menjadi 2 jenis yaitu Hyena yang seperti anjing ( lightly built dog-like hyena)  dan Hyena penghancur tulang (robust bone-crushing hyena).
"Dog-like hyena" sudah ada sejak 15 juta tahun yang lalu, tetapi mereka musnah ketika terjadi perubahan iklim dan kedatangan anjing ke Eurasia. Dari ras ini hanya jenis insectivorous aardwolf yang dapat bertahan. Sedangkan "bone-crushing hyena" termasuk di dalamnya Hyena tutul, Hyena cokelat, dan Hyena bergaris menjadi binatang pengambil sisa buruan predator di Eurasia dan Afrika.
Proses perkawinan pada Hyena tergolong cepat dan singkat tidak seperti anjing. anak Hyena tutul terlahir dengan kondisi yang sudah "siap tempur" dengan mata yang sudah terbuka sepenuhnya, serta gigi taring dan gigi seri, tetapi corak pada bulunya belum sama seperti Hyena tutul dewasa. Namun lain halnya dengan bayi Hyena bergaris yang terlahir dengan mata masih tertutup, telinga kecil, tetapi corak bulunya sudah sama dengan Hyena bergaris dewasa.
Hyena tidak memamahkan makanan untuk anak-anak mereka. Selain itu Hyena tutul jantan tidaklah punya peranan dalam melatih anaknya, berbeda dengan Hyena bergaris jantan yang melakukan pelatihan kepada anak-anaknya.
Di beberapa daerah Hyena diburu untuk dijadikan makanan dan juga obat. Termasuk di dalamnya negara-negara muslim yang menganut mahzab Syafii yang menganggap Hyena halal dikonsumsi karena mereka termasuk omnivora. Pada zaman Romawi dan Yunani kuno, beberapa bagian tubuh dari Hyena juga digunakan sebagai pengusir setan.
Referensi : wikipedia

0 komentar

Cheetah

Cheetah
Cheetah atau citah (Acinonyx jubatus) masih termasuk keluarga kucing (Felidae), subfamily felinae. Kucing besar ini terkenal karena kecepatannya dalam berlari yang mampu mencapai 120 km / jam. Hebatnya lagi mereka dapat mencapai kecepatan 0 - 100 km/jam hanya dalam waktu 3 detik. Satu-satunya hewan yang masih hidup dari genus Acinonyx ini dapat ditemukan di hampir seluruh Afika dan beberapa daerah di Timur Tengah.
Citah berburu secara sendiri-sendiri tidak berkelompok. Selain mengandalkan kecepatannya, cara Cheetah berburu cukup cerdik. Bahkan disebut-sebut hewan pemangsa ini merupakan yang paling efisien di bumi. Mereka dapat memilih dengan sangat baik hewan mana yang paling lemah yang akan mereka mangsa. Mereka juga hanya akan mengejar dan menerkam mangsa yang berada di jangkauannya. 
Saat mengejar mangsanya, Citah tidak langsung menerkam leher mangsanya seperti kebanyakan predator. Cheetah cenderung akan mengait kaki belakang mangsanya terlebih dahulu agar terjatuh. Baru setelah itu mereka akan langsung menerkam tengkuknya..
Citah hidup di habitat yang luas dan terbuka seperti padang rumput, daerah semi-gurun, dan savana. Meskipun terkadang dapat juga ditemukan di daerah pegunungan seperti yang ditemukan di Namibia. Dulunya, hewan ini sering dijinakkan oleh beberapa kaum bangsawan setempat untuk digunakan berburu antelop.
Cheetah betina akan siap kawin setelah umur 20 - 24 tahun. Sedangkan jantannya sekitar umur 12 bulan. Meskipun demikian, mereka cenderung tidak akan melakukan perkawinan terlebih dahulu hingga umur 3 tahun. Tidak ada musim kawin untuk mereka, sepanjang tahun mereka dapat melakukan perkawinan. 
Sebuah penelitian yang dilakukan di Serengeti menunjukkan bahwa Citah betina memiliki kecenderungan seks yang "sembarangan". Mereka dapat melakukan hubungan dan melahirkan anak dari pejantan yang berbeda.
Betina Cheetah dapat melahirkan hingga 9 bayi cheetah setelah mengandung selama 90 hingga 98 hari. Bayi akan terlahir dengan berat sekitar 150 hingga 300 gram. Berbeda dengan keluarga kucing lainnya, bayi Cheetah lahir sudah memiliki spot pada bulunya. Bayi citah juga lahir dengan bulu halus di bagian leher yang memanjang hingga sebagian pungguh yang disebut mantle yang membuatnya terlihat memiliki model rambut mohawk.
Bulu-bulu tersebut akan rontok dengan sendirinya ketika bayi cheetah tumbuh dewasa. Beberapa spekulasi menyebutkan bahwa hal ini terjadi sebagai bentuk pertahanan diri dari bayi Cheetah. Dengan tumbuhnya "rambut sementara" tersebut, bayi Cheetah akan terlihat mirip dengan luwak madu, sehingga predator akan takut untuk mendekatinya.
Bayi-Bayi Citah akan meninggalkan induknya ketika mereka menginjak usia 13 hingga 20 bulan. Mereka dapat hidup di alam liar hingga usia 12 tahun. Namun yang ada di penangkaran dapat hidup hingga usia 20 tahun.
Ada yang menarik mengenai mitos "Cheetah besar" yang berkembang di daerah setempat. Dikatakan bahwa hewan yang disebut "magwa" oleh penduduk setempat ini memiliki motif bulu seperti macan tutul dan sering membawa kabur orang-orang yang berada di perbatasan Mozambique.Hingga pada akhirnya pada tahun 1975 Paul dan Lena Bottriel berhasil memotret wujud dari Cheetah yang memiliki motif berbeda tersebut yang kemudian disebut sebagai "King Cheetah".
Cheetah jantan biasanya akan berkelompok dengan jantan lainnya yang masih satu ibu. Namun jika saudara kandungnya hanya ada 1 jantan, mereka akan bergabung dengan jantan dari keluarga lain. Hal ini dilakukan untuk membuat daerah kekuasaannya menjadi lebih luas. Mereka akan menandai wilayah kekuasaan mereka dengan "mengencingi" beberapa tempat seperti pada pohon. Menurut penelitian di Serengeti, 41% cheetah jantan dewasa hidup secara soliter (sendiri), 40% hidup berdua, dan 19% hidup bertiga.
Berbeda dengan Cheetah jantan, Cheetah betina tidaklah membuat daerah teritory. Mereka memiliki daerah tersendiri yang disebut "home range". Dimana pada daerah tersebut dapat dilewati betina-betina lain juga seperti ibu, adik atau kakak betinanya. Betina selalu berburu sendirian, meskipun terkadang bayi-bayi mereka juga ikut untuk sekalian diajari cara berburu setelah berumur 5 - 6 minggu.
Referensi : wikipedia

0 komentar

Beranda

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.

Labels

  • Agama
  • Air
  • Alam
  • Anjing
  • Anoa
  • Armadillo
  • ARSITEKTUR
  • Artikel
  • Ayam
  • Babi Hutan
  • Babi rusa
  • Badak
  • Bahan Busana
  • Bahasa Indonesia
  • BANGUNAN
  • Bank Soal
  • Bank Syariah
  • Banteng
  • Batik
  • Bekantan
  • Berang-berang
  • Beruang
  • Beruang Cokelat
  • Beruang Kutub
  • Beruang Madu
  • Beruang Sloth
  • Beruk
  • Bilby
  • Biologi
  • bisnis
  • Bison
  • Blog
  • Buaya
  • Buku Sekolah Elektronik
  • Buku Tema
  • Busana Muslim
  • Cerber
  • Cerita
  • Cheetah
  • Chevrotain
  • chinchilla
  • Cicak
  • Dares
  • Desain Busana
  • Distribusi
  • Ekonomi
  • Flamingo
  • Foto-foto binatang
  • Gagak
  • Gajah
  • Geografi
  • Gibbon
  • golden monkey
  • Gorilla
  • Harimau
  • Harimau Putih
  • Harimau Sumatera
  • Hewan Beracun
  • Hewan Cerdas
  • Hewan endemik Indonesia
  • Hewan Ganas
  • Hewan Herbivora
  • Hewan Karnivora
  • Hewan langka
  • Hewan Nokturnal
  • Hewan Omnivora
  • Hewan Predator
  • Hewan Purba
  • Hewan Sosial
  • Hewan Unik
  • Hewan yang dilindungi
  • Honey badger
  • Hyena
  • iklan
  • Ilmu Pengetahuan Alam
  • Info BInatang
  • Internet
  • IPA
  • IPS
  • Islam
  • Jaguar
  • Jerapah
  • Kadal
  • Kambing
  • Kancil
  • Kanguru
  • Kanguru pohon
  • Kapal
  • Kata
  • Kehidupan
  • Keledai
  • kelelawar
  • Kelinci
  • Kelinci Sumatera
  • kera emas
  • Kesehatan
  • Kesenian
  • Koala
  • Komodo
  • Kucing
  • Kuda
  • Kuda Nil
  • Kuda Thumbelina
  • Kukang
  • Kuliner
  • Kunang-kunang
  • Kurikulum 2013
  • Kuskus
  • Latihan Soal
  • Lemur
  • Lemur Tikus
  • Liger
  • Liliger
  • Llama
  • Loris
  • Luwak
  • Macan Dahan
  • Macan Kumbang
  • Macan Tutul
  • Malayan Tapir atau Tapir Asia
  • Mammalia
  • Marine Cargo
  • Marsupial
  • Masyarakat
  • Matematika
  • Meerkat
  • Musang
  • Nasehat
  • Negara
  • Ngengat
  • Ngoang
  • Nilgai
  • Novel
  • Numbat
  • Olah Raga
  • Onta
  • Orang Utan
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Pengetahuan
  • Perkapalan
  • Persewaan Alat Pesta
  • Pertanian
  • Perumahan
  • Perusahaan
  • Primata
  • Pronghorn
  • Psikologis
  • Puisi
  • Puma
  • Pustaka
  • Resep Masakan
  • Rusa
  • Sastra
  • SD
  • Sejarah
  • Sekolah
  • semut
  • semut banteng
  • Serigala
  • Serigala abu-abu
  • Siamang
  • Simpanse
  • Simpei Mentawai
  • Singa
  • Singa Putih
  • Singapuar
  • Siput
  • Siput Merah Muda
  • Solenodon
  • Southern Pudu
  • Struktur
  • Sugar Glider
  • Sukses
  • Teater
  • Tematik
  • tenaga kerja
  • Tips
  • Tokek
  • Trenggiling
  • Tumbuhan
  • Unta
  • Wallaby
  • Zebra
  • Zonkey

Blog Archive

  • ▼  2016 (69)
    • ▼  September (7)
      • Latihan Soal IPA SD untuk menghadapi ujian
      • Praktek Tata Panggung
      • Ustadz, apakah keadaan surga itu sama dengan dunia?
      • PUSTAKA dalam Pemeranan / Teater
      • Desain Balok Statis Tak Tentu
      • Rangka Batang Bidang dan Rangka Batang Ruang
      • Konfigurasi dan Tinggi Rangka Batang (Desain Rangk...
    • ►  Agustus (6)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (7)
    • ►  Maret (12)
    • ►  Februari (14)
    • ►  Januari (16)
  • ►  2015 (69)
    • ►  Desember (8)
    • ►  November (7)
    • ►  Oktober (11)
    • ►  September (5)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (4)
    • ►  April (4)
    • ►  Maret (12)
    • ►  Februari (5)
    • ►  Januari (6)
  • ►  2014 (12)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (7)
  • ►  2013 (142)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (4)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (8)
    • ►  Juli (41)
    • ►  Juni (16)
    • ►  Mei (60)
    • ►  April (5)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2012 (8)
    • ►  November (5)
    • ►  Oktober (3)
Copyright © hewan liar. All rights reserved.
Blogger Templates By NewBloggerTemplates Design UnoDesignStudio