hewan liar

Tampilkan postingan dengan label Kukang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kukang. Tampilkan semua postingan

Mengenal Kukang Jawa

Foto Kukang Jawa
Kukang Jawa memiliki nama latin Nycticebus javanicus dan dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama Javan slow loris. Mereka adalah spesies kukang yang tinggal di Pulau Jawa bagian Tengah dan Barat.

Dulunya kukang jawa dianggap sebagai subspesies dari kukang Sunda (Nycticebus Coucang). Hingga pada tahun 2000-an penelitian genetik dan morfologi memisahkannya menjadi satu spesies tersendiri. Spesies kukang jawa sendiri ada 2 varian yang dibedakan berdasarkan panjang bulu, dan pewarnaannya.

Kukang jawa memiliki berat sekitaran 565 hingga 687 gram dengan panjang tubuh sekitar 11,5 inci. Mereka adalah binatang arboreal yang menghabiskan sebagian besar waktunya di atas pohon. Pergerakan mereka lambat dengan merambat dari satu pohon ke pohon lain, bukan dengan melompat. Kukang jawa juga termasuk binatang nokturnal, yang lebih aktif di malam hari.

Habitat kukang jawa meliputi hutan primer dan sekunder. Namun mereka terkadang juga dapat ditemukan di hutan bambu, mangrove, dan kebun cokelat. Makanan kukang jawa antara lain buah, getah, kadal, dan telur. Mereka biasa tidur di cabang pohon, terkadang dalam sebuah grup, tetapi lebih sering berkeliaran berpasangan atau sendirian.

Populasi kukang jawa mengalami penurunan yang sangat signifikan, terutama diakibatkan oleh perburuan liar untuk diperjualbelikan di pasar gelap untuk dijadikan hewan piaraan atau untuk bahan pembuatan obat tradisional.

Berkurangnya habitat asli dan penyebarannya yang terbatas, juga menjadi penyebab kelangkaan hewan eksotis ini. Oleh sebab itu IUCN memasukkan kukang jawa dalam status "Terancam PUnah (EN)". Binatang endemik Indonesia ini bahkan juga masuk ke dalam "25 primata paling terancam punah di dunia" selama 2008 - 2010.

Saat ini kukang jawa termasuk binatang yang dilindungi oleh Undang-Undang, dan sejak 2007 masuk dalam daftar CITES Appendix I. Namun, TOLOLnya warga negara Indonesia adalah, sudah tahu dilindungi Undag-Undagn dan sudah berada di area perlindungan, tetapi masih saja diburu. IDIOTnya lagi, hukum yang sudah dibuat, sangat jarang ditegakkan oleh penegaknya. TOLOL!!!
Referensi : wikipedia

0 komentar

Kukang, Mamalia yang Hanya Memiliki Satu Pasangan Seumur Hidup

foto kukang
Kukang memiliki nama latin (Nycticebus coucang). Kukang merupakan jenis primata kecil yang lamban dalam bergerak, makanya tidak mengherankan kalau dalam bahasa Inggris kukang disebut dengan nama slow loris.

Kukang merupakan hewan nokturnal (aktif dimalam hari), dan arboreal (banyak menghabiskan waktunya di atas pohon). Makanan utama mereka adalah getah pohon, madu bunga, buah dan anthropoda. 

Kukang merupakan binatang yang suka menyendiri (soliter). Bahkan dalam sebuah study ditemukan fakta bahwa dalam sepanjang harinya hanya 8% dari waktu aktifnya yang mereka gunakan untuk berada di dekat makhluk lain.

Kukang juga dikenal sebagai binatang monogami (satu pasangan seumur hidup). Bayi mereka akan lahir setelah mengalami masa kandungan selama 192 hari. Dan setelah si anak berumur antara 16 -27 bulan atau sudah siap untuk kawin, mereka akan meninggalkan kedua orang tua mereka.

Kukang dewasa memiliki panjang tubuh sekitar 19 hingga 30 cm dengan berat antara 0,375 kg hingga 0,9 kg. Penampilan kukang yang lucu dan menggemaskan membuat hewan langka ini menjadi incaran orang untuk dijadikan binatang peliharaan. Padahal hewan ini sudah dilindungi oleh Undang-Undang.

Penyebaran hewan yang sering juga disebut dengan nama 'malu-malu' ini ternyata sangat luas. Ada sekitar 8 genus yang terbagi dalam 14 jenis kukang yang mendiami wilayah mulai dari Selatan Gurun Sahara di Afrika, Asia Selatan seperti India, Sri Langka, Asia Timur dan Asia Tenggara. 

Yang dapat ditemui di Indonesia adalah kukang yang bermarga Nycticebus. Marga kukang ini terdiri dari 5 jenis yaitu Nycticebus coucang (tersebar di Semenanjung Malaya, Sumatera, dan sekitarnya),
Nycticebus pygmaeus (mendiami Kamboja, Laos, dan Indocina), Nycticebus bengalensis (mendiami India hingga Thailand), Nycticebus javanicus (hanya ada di Pulau Jawa), dan Nycticebus menagensis (mendiami Kalimantan dan sekitarnya)

Habitat kukang adalah semak belukar, dan rumpun bambu di hutan tropis. Belum ada data yang pasti yang menunjukkan berapa jumlah populasi kukang di Indonesia. Namun diperkirakan jumlahnya terus menurun akibat semakin menipisnya habitat mereka, dan maraknya perburuan terhadap binatang imut ini.

Populasi kukang yang kian menurun ini membuat status mereka menjaid binatang terancam punah. Pemerintah pun memasukkan mereka ke dalam jenis binatang yang dilindungi Undang-Undang. Namun perburuan kukang seperti tidak ada hentinya.

Kukang diburu untuk dijual secara ilegal. Ada yang digunakan sebagai bahan baku obat tradisional, ada juga yang hanya untuk dijadikan hewan peliharaan. bahkan ada yang sampai memotong gigi-gii kukang agar si kukang terlihat sebagai binatang yang jinak.


Referensi : wikipedia

0 komentar

Postingan Lama Beranda

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.

Labels

  • Agama
  • Air
  • Alam
  • Anjing
  • Anoa
  • Armadillo
  • ARSITEKTUR
  • Artikel
  • Ayam
  • Babi Hutan
  • Babi rusa
  • Badak
  • Bahan Busana
  • Bahasa Indonesia
  • BANGUNAN
  • Bank Soal
  • Bank Syariah
  • Banteng
  • Batik
  • Bekantan
  • Berang-berang
  • Beruang
  • Beruang Cokelat
  • Beruang Kutub
  • Beruang Madu
  • Beruang Sloth
  • Beruk
  • Bilby
  • Biologi
  • bisnis
  • Bison
  • Blog
  • Buaya
  • Buku Sekolah Elektronik
  • Buku Tema
  • Busana Muslim
  • Cerber
  • Cerita
  • Cheetah
  • Chevrotain
  • chinchilla
  • Cicak
  • Dares
  • Desain Busana
  • Distribusi
  • Ekonomi
  • Flamingo
  • Foto-foto binatang
  • Gagak
  • Gajah
  • Geografi
  • Gibbon
  • golden monkey
  • Gorilla
  • Harimau
  • Harimau Putih
  • Harimau Sumatera
  • Hewan Beracun
  • Hewan Cerdas
  • Hewan endemik Indonesia
  • Hewan Ganas
  • Hewan Herbivora
  • Hewan Karnivora
  • Hewan langka
  • Hewan Nokturnal
  • Hewan Omnivora
  • Hewan Predator
  • Hewan Purba
  • Hewan Sosial
  • Hewan Unik
  • Hewan yang dilindungi
  • Honey badger
  • Hyena
  • iklan
  • Ilmu Pengetahuan Alam
  • Info BInatang
  • Internet
  • IPA
  • IPS
  • Islam
  • Jaguar
  • Jerapah
  • Kadal
  • Kambing
  • Kancil
  • Kanguru
  • Kanguru pohon
  • Kapal
  • Kata
  • Kehidupan
  • Keledai
  • kelelawar
  • Kelinci
  • Kelinci Sumatera
  • kera emas
  • Kesehatan
  • Kesenian
  • Koala
  • Komodo
  • Kucing
  • Kuda
  • Kuda Nil
  • Kuda Thumbelina
  • Kukang
  • Kuliner
  • Kunang-kunang
  • Kurikulum 2013
  • Kuskus
  • Latihan Soal
  • Lemur
  • Lemur Tikus
  • Liger
  • Liliger
  • Llama
  • Loris
  • Luwak
  • Macan Dahan
  • Macan Kumbang
  • Macan Tutul
  • Malayan Tapir atau Tapir Asia
  • Mammalia
  • Marine Cargo
  • Marsupial
  • Masyarakat
  • Matematika
  • Meerkat
  • Musang
  • Nasehat
  • Negara
  • Ngengat
  • Ngoang
  • Nilgai
  • Novel
  • Numbat
  • Olah Raga
  • Onta
  • Orang Utan
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Pengetahuan
  • Perkapalan
  • Persewaan Alat Pesta
  • Pertanian
  • Perumahan
  • Perusahaan
  • Primata
  • Pronghorn
  • Psikologis
  • Puisi
  • Puma
  • Pustaka
  • Resep Masakan
  • Rusa
  • Sastra
  • SD
  • Sejarah
  • Sekolah
  • semut
  • semut banteng
  • Serigala
  • Serigala abu-abu
  • Siamang
  • Simpanse
  • Simpei Mentawai
  • Singa
  • Singa Putih
  • Singapuar
  • Siput
  • Siput Merah Muda
  • Solenodon
  • Southern Pudu
  • Struktur
  • Sugar Glider
  • Sukses
  • Teater
  • Tematik
  • tenaga kerja
  • Tips
  • Tokek
  • Trenggiling
  • Tumbuhan
  • Unta
  • Wallaby
  • Zebra
  • Zonkey

Blog Archive

  • ▼  2016 (69)
    • ▼  September (7)
      • Latihan Soal IPA SD untuk menghadapi ujian
      • Praktek Tata Panggung
      • Ustadz, apakah keadaan surga itu sama dengan dunia?
      • PUSTAKA dalam Pemeranan / Teater
      • Desain Balok Statis Tak Tentu
      • Rangka Batang Bidang dan Rangka Batang Ruang
      • Konfigurasi dan Tinggi Rangka Batang (Desain Rangk...
    • ►  Agustus (6)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (7)
    • ►  Maret (12)
    • ►  Februari (14)
    • ►  Januari (16)
  • ►  2015 (69)
    • ►  Desember (8)
    • ►  November (7)
    • ►  Oktober (11)
    • ►  September (5)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (4)
    • ►  April (4)
    • ►  Maret (12)
    • ►  Februari (5)
    • ►  Januari (6)
  • ►  2014 (12)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (7)
  • ►  2013 (142)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (4)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (8)
    • ►  Juli (41)
    • ►  Juni (16)
    • ►  Mei (60)
    • ►  April (5)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2012 (8)
    • ►  November (5)
    • ►  Oktober (3)
Copyright © hewan liar. All rights reserved.
Blogger Templates By NewBloggerTemplates Design UnoDesignStudio