hewan liar

Tampilkan postingan dengan label Hewan Herbivora. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hewan Herbivora. Tampilkan semua postingan

Chevrotain, Hewan Yang Sering Difitnah Mencuri Mentimun


chevrotain
Apakah anda merasa familiar dengan sosok ini? Binatang yang sedang anda lihat ini sesungguhnya adalah salah satu binatang yang sudah sangat sering kita dengar namanya semenjak kita masih kecil. 

Nama ilmiahnya adalah Chevrotain yang diambil dari bahasa Perancis yang berarti “little goat”. Dalam bahasa Inggris, ia bernama mousedeer. Nahh.. sekarang apakah anda sudah ingat? Ya.. Sejak kecil kita biasa mengenalnya dengan nama Kancil.

Hewan ini memang terlihat menyerupai perpaduan tikus dan rusa. Ia memiliki tampilan seperti tikus dengan memiliki kaki layaknya seekor rusa. Tubuhnya berwarna kecokelatan, dengan garis-garis putih dan cokelat kehitaman membujur di tenggorokan dan dadanya, dan garis hitam di tengkuknya

Hewan ini termasuk hewan yang aktif di waktu malam (nokturnal). Mereka gemar memakan dedaunan, buah, rerumputan, dan bagian-bagian tumbuhan lainnya di dasar hutan yang rapat dengan tumbuh-tumbuhan.

Ada sebuah fakta unik yang sangat bertentangan dengan apa yang kita ketahui selama ini. Ternyata kancil tidak menyukai mentimun. Sungguh berbeda dengan lirik lagu anak-anak yang selama ini kita dengarkan.

Djalal Rosyidi, mahasiswa S3 Program Studi Ilmu Ternak dari IPB mengungkapkan hasil penelitian bahwa jika kancil diberikan berbagai makanan, ia akan memilih mentimun sebagai alternative terakhir. Disebutkan bahwa kancil lebih menyukai daun atau buah-buahan yang harum dan lunak. Selain itu dikatakan juga bahwa timun selain keras juga mengeluarkan lender dan aroma yang tidak disukai oleh kancil.

Chevrotain bukan termasuk binatang yang suka berkelompok. Biasanya ia hidup menyendiri (soliter) atau hanya bersama pasangannya. Chevrotain bisa dijumpai di beberapa hutan di Asia Selatan sampai Asia Tenggara dengan wilayah endemik di hutan hujan tropis kawasan Afrika Tengah dan Barat.

Referensi: wikipedia dan joglosemar


0 komentar

Mengenal Llama, Hewan Yang Suka Meludah


Llama (baca: Yama) adalah binatang sosial yang hidup secara berkelompok dan merupakan binatang endemik Amerika Selatan. Binatang yang terkenal karena kegemarannya meludah ini memiliki hubungan kekerabatan yang dekat dengan unta walaupun mereka tidak memppunyai punuk di punggungnya, Seperti halnya unta, llama dapat bertahan tanpa minum untuk jangka waktu yang lama. 

Llama adalah mammalia dan termasuk hewan fherbivora alias pemakan tumbuhan. Seekor llama dewasa mempunyai ukuran tinggi tubuh pada bahu 47 inchi (120 cm), berat badan rata-rata £ 250 (113 kg). Sementara itu, seekor bayi llama yang disebut Cria dapat memiliki berat antara 9 kg hingga 14 kg.

Llama termasuk binatang yang dikenal bersahabat dengan manusia. Oleh suku Inka dan masyrakat di sekitar pegununungan Andes, llama biasa digunakan sebagai binatang pengangkut barang. Llama dapat membawa barang seberat 25% hingga 30% dari berat badannya tersebut. Tetapi, jika terjadi overload alias kelebihan muatan, maka dia akan mogok kerja. Hewan ini akan berbaring di tanah sambil mengunyah ludah, mendesis, dan bahkan bisa menendang pemilik mereka agar beban mereka dikurangi

Selain sebagai alat transportasi, Llama juga banyak berperan bagi kepentingan manusia. Kulit llama sering digunakan sebagai bahan pakaian, sementara bulu wol mereka bisa dibuat menjadi tali, karpet, dan kain. Daging llama biasa digunakan semabagi bahan makanan bagi masyarakat sekitar pegunungan Andes.

Bahkan, baru-baru ini salah satu restoran di La Paz, Bolivia, sebuah restoran Prancis paling ekslusif menawarkan, carpaccio yang terbuat dari daging llama yang ditaburi dengan keju Parmesan dan dihiasi daun selada muda Swiss sebagai menu yang sangat populer.

Daging llama dipercaya sangat baik untuk kesehatan dan memiliki kandungan protein yang tinggi serta kandungan lemak yang lebih rendah dari daging sapi. Saat ini semakin banyak hotel bintang lima di Bolivia, yang menyajikan daging llama sebagai menu favorit karena banyak disukai para wisatawan serta rasanya yang lezat dan manfaatnya untuk kesehatan.

Referensi: wikipedia dan msn

0 komentar

Menenal Kuskus Bermata Biru, Binatang Endemik Indonesia Timur


kuskus bermata biru
Indonesia memang negara yang sunggguh kaya, baik dari sumber daya alam maupun hal-hal unik yang terdapat di dalamnya. Salah satu hal unik yang bisa ditemukan di Indonesia adalah seekor hewan yang mempunyai mata mirip “turis mancanegara” karena berwarna biru.

Kuskus Tutul Bermata Biru (Blue-Eyed Spotted Cuscus) atau Kuskus Tutul Biak adalah spesies marsupial dari keluarga Phalangeridae. Kuskus jenis ini merupakan hewan endemik dari Pulau Biak dan Pulau Supiori di daerah Teluk Cenderawasih di Papua Barat, Indonesia.

Kuskus termasuk binatang herbivora dan suka menyendiri. Mereka memiliki ciri-ciri berupa muka yang bundar dan telinga yang kecil, serta bulu yang lebat. Selain itu, binatang yang mamalia ini mempunyai ekor panjang yang kuat dan liat dan berfungsi sebagai alat untuk berpegangan saat berpindah dari dahan ke dahan.

Kuskus sering dianggap berasal dari jenis yang sama dengan kukang walaupun mereka adalah spesies yang berbeda. Kuskus terdiri atas beberapa spesies yang terkelompokkan dalam 5 genus yakni Ailurops, Phalanger, Spilocuscus, Strigocuscus, dan Trichosurus.

Pada tahun 2004, Kuskus Tutul Biak sudah termasuk jenis hewan yang sulit ditemukan. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh perburuan liar dan habitat yang rusak. Oleh International Union for Conservation of Nature, hewan ini dikategorikan sebagai spesies terancam punah. Survei terbaru gagal menemukan Kuskus Tutul Biak liar.

Selain Kuskus Tutul Biak, Kuskus bermatabiru juga bisa fitemukan di Ternate dan Tidore, Maluku. Kuskus ini meerupakan jenis Blue-eyed Cuscus  dan merupakan kuskus satwa endemik pulau tersebut yang baru teridentifikasi pada tahun 1995. Tetapi status konservasi mereka saat ini juga termasuk dalam kategori vulnerable.

referensi: wikipedia dan kaskus

0 komentar

Heboh Penemuan Fosil Unta Raksasa Kanada

Ilustrasi Unta Raksasa

Unta sudah barang tentu menjadi satwa yang popular dan identik dengan lingkungan padang pasir dari jazirah Arab. Tapi siapa sangka kalau ternyata unta juga pernah hidup di kawasan arktik yang bersuhu dingin hingga mencapai 18 derajat celcius.

Ya, baru-baru ini sebuah bukti diungkapkan oleh para peneliti bahwa mereka pernah hidup di wilayah Kanada Tinggi Arktika. Diperkirakan hal ini terjadi di Pulau Ellesmere sekitar 3,5 juta tahun silam. Hal ini terungkap setelah ditemukannya sisa fosil seekor unta raksasa berusia 3,5 juta tahun yang ditemukan di Pulau yang terletak di kawasan utara Kanada tersebut. Unta raksasa tersebut berukuran 30 persen lebih besar dibandingkan dengan unta yang ada saat ini.

Para peneliti menganalisa sisa fosil unta tersebut menggunakan metode sidik jari kolagen dengan mengukur jumlah protein tulang yang disebut Tipe I kolagen. Mamalia memiliki karakteristik yang diukur dari jumlah protein tersebut, yang mana protein ini dapat bertahan lebih lama dari banyak molekul biologis lainnya di dalam tubuh.

Seorang paleobiologi, Natalia Rybczynski, dari The Canadian Museum of Nature di Ottawa menyatakan bahwa temuan ini sekaligus memperlihatkan bahwa unta yang saat ini ada berasal dari unta raksasa yang dulunya pernah tinggal di hutan Arktika yang memiliki suhu lebih hangat dibanding hari ini. Hal ini tentu mengejutkan karena biasanya kita mengaitkan unta dengan habitat yang kering dan setengah gersang.

Unta termasuk ke dalam genus Camelus, yang berasal dari Amerika Utara selama periode Eosen atau kurang lebih sekitar 45 juta tahun yang lalu. Mereka kemudian menyebrang ke Eurasia melewati Bering Isthmus, yang merupakan jembatan antara Alaska dan Rusia.

Para peneliti menemukan sekitar 30 potongan tulang yang merupakan bagian tibia/ tulang kering unta. Dari lokasi penemuan fosil tersebut. Para peneliti memperkirakan unta Amerika bergerak ke arah utara kurang lebih 1.200 kilometer. Tim peneliti memperkiran bahwa pada saat itu terjadi sebuah periode yang dikenal sebagai periode pertengahan Pliosen hangat. Suhu global kala itu diperkirakan dua sampai tiga derajat Celcius, lebih hangat dibandingkan saat ini. Sedangkan lokasi tempat unta ditemukan bersuhu sekitar 18 derajat Celcius, dengan suhu rata-rata 1,4 derajat Celcius.

Referensi : nationalgeographic


0 komentar

Jokia dan Sangduen, Persahabatan Manusia dan Gajah Buta

Jokia dan Shangduen
Persahabatan memang sesuatu yang tidak mengenal batasan. Demikianlah kiranya kata-kata yang dapat mewakili kisah persahabatan seorang wanita asal Thailand bernama Chailert Sangduen (40) dengan seekor gajah buta bernama Jokia. 

Awalnya, Jokia adalah seekor gajah yang dipekerjakan di sebuah usaha penebangan kayu liar. Ia dipaksa untuk menarik gelondongan kayu, meskipun dalam kondisi hamil. Terlalu keras bekerja, ia pun mengalami keguguran dan mogok kerja sebagai perlawanannya. Menanggapi aksi Jokia mogok kerja tersebut, seorang mahout -pawang gajah sekaligus pemilik- membidiknya dengan ketapel yang secara tidak sengaja tepat mengenai mata kiri Jokia hingga buta. Jokia pun membalas dengan mematahkan leher lelaki itu dengan belalainya.

Si mahout yang marah lantas memanah mata kanan Jokia yang membuatnya menjadi buta total dan kemudian mengikatnya dengan rantai. Dalam keadaan tak bisa melihat, ia masih tetap dipaksa untuk mengangkut gelondogan kayu jati.

Suatu hari ketika Sangduen mengunjungi lokasi penebangan, ia menyaksikan Jokia sedang dipukuli oleh pemiliknya. Melihat penderitaan yang dialami Jokia, Sangduen yang berprofesi sebagai pemilik biro perjalanan di Chiang Mai memutuskan untuk membeli dan merawat sang gajah malang tersebut.

Jokia sendiri bukanlah hewan pertama yang dirawat dan dilindungi oleh Sangduen. Di rumahnya, Sangduen memelihara 30 ekor anjing yang dibuang ataupun terluka. Ia juga memberi makan 200 ekor anjing tak bertuan. Jokia adalah satu dari 17 gajah dewasa yang telah diselamatkannya.Kemudian mereka ditempatkan di dalam hutan seluas 385 hektare, yang terletak 55 kilometer di utara hutan perbukitan Chiangmai, Thailand bagian utara. Sangduen menyebut lahan luas itu sebagai Suaka Gajah. Lahan tersebut merupakan milik pribadi Sangduen dan sebagian lahan yang ia sewa dari pemerintah. 

Dedikasi Sangduen terhadap bintang sungguh luar biasa, Ia pun disebut sebagai pelopor gerakan tindakan beradab terhadap binatang. Bahkan baru-baru ini ia pun mendapatkan penghargaan dari sebuah yayasan di Polandia. 

referensi: chiangraitimes dan nationalgographic

0 komentar

Kelinci Sumatera, Belangnya Mirip Harimau

Kelinci Belang Sumatera


Banyak orang menyangka bahwa kelinci adalah binatang “impor”. Anggapan itu tidak sepenuhnya salah karena memang kelinci yang biasa kita pelihara pada umumnya berasal dar Inggris, Belanda, Jerman dan berbagai negara Eropa lainnya.
Tapi ternyata, Indonesia mempunyai spesies kelinci asli Indonesia yang belum banyak dikenal, bahkan oleh orang Indonesia sendiri.  Spesies kelinci ini bernama Kelinci Sumatera telinga pendek atau Kelinci Belang Sumatera. Spesies kelinci ini merupakan jenis kelinci liar yang hanya dapat ditemukan di hutan tropis di pegunungan Bukit Barisan di pulau Sumatra, Indonesia.

Jika pada umumnya seekor kelinci identik dengan telinganya yang panjang, maka spesies kelinci Sumater yang mempunyai nama latin nesolagus netscehri ini mempunyai keunikan tersendiri berupa ukuran telinganya yang pendek. Ukuran tubuhnya pun juga kecil, yakni berkisar hanya sekitar 40 cm dan berat sekitar 1,5 kg.

Kelinci Sumatera mempunyai ciri khusus berupa warna coklat dengan belang hitam membujur lurus di bagian punggungnya. Sedangkan pada bagian perutnya berwarna putih serta ekornya berwarna merah. Di sekitar mata dan sisi kepala di bagian belakang mata hingga pangkal telinga berwarna hitam.

Kelinci Sumatera merupakan binatang nokturnal yang beraktivitas di malam hari. Mereka biasa bersembunyi di dalam lubang atau liang bekas binatang lain. Seperti kelinci lainnya, kelinci liar ini merupakan binatang herbivora yang menyukai pucuk daun muda dan tangkai tanaman yang rendah.

Kelinci ini biasa hidup pada tempat yang sangat terisolasi, hanya terdapat di hutan-hutan Bukit Barisan, Sumatera. Habitatnya adalah hutan-hutan tropis di beberapa gunung di pulau Sumatera seperti Gunung Kerinci, Gunung Barisan, dan Gunung Leuser. Binatang ini mendiami kawasan pada ketinggian antara 600-1600 meter di atas permukaan laut.

Hewan ini termasuk satwa langka dan dilindungi. Populasi kelinci Sumatera ini juga sangat sedikit. Ancaman terhadap mereka berasal dari rusaknya hutan akibat kebakaran hutan dan perubahan fungsi hutan sebagai habitat alami yang dibuka menjadi lahan pertanian, terutama teh, kopi dan kakao.

Bahkan terdapat aktivitas perburuan terhadap satwa ini, terbukti dengan adanya beberapa foto jebakan menangkap kelinci sumatera di hutan Bukit Barisan. Menipisnya jumlah mereka akibat perburuan hewan ini untuk diambil dagingnya yang lezat. Padahal jika dipelihara mungkin hewan ini juga bisa akan berkembang seperti halnya kelinci peliharaan yang orang sering pelihara. Hal ini juga bisa menambah populasi kelinci sumatera dan menyelamatkan mereka dari kepunahan.


Referensi: kumpulberita dan wikipedia


0 komentar

Rusa Spesies Langka Lahir Di Kebun Binatang New York

Rusa Spesies Langka Southern Pudu


Seekor bayi rusa seberat 1 pound lahir di kebun binatang Queens, New York City bulan lalu. Pihak otoritas lingkungan Amerika Serikat menyatakan bahwa anak rusa yang lahir tersebut adalah spesies rusa terkecil di dunia. Anak rusa dari spesies Southern Pudu tersebut merupakan binatang endemik di Cile dan Argentina yang terancam punah. Ilmuwan dari Wildlife Conservation Society yang mengelola kebun binatang itu kini tengah berusaha melestarikan rusa spesies tersebut.

Southern Pudu sendiri merupakan jenis spesies rusa terkecil di dunia yang ukuran tubuhnya hanya berkisar antara berkisar antara 60-80 cm dan tingginya 25-43 cm. berat binatang ini pun hanya berkisar antara 9-15 kg. Seekor Pudu jantan memiliki tanduk berduri sepanjang 7-10 cm.

Binatang ini termasuk herbivore yang gemar memakan daun, kayu, batang pohon dan buah. Karena ukurannya yang kecil, mereka seringkali harus berdiri di atas hindlegs atau pohon-pohon tumbang, untuk mencapai dedaunan. Mereka akan mengelupas kulit kayu dari pohon muda dengan gigi dan tanduk mereka. Mereka menjadi aktif saat siang hari, dengan aktivitas yang paling aktif di pagi hari, siang dan sore hari. Southern Pudu dapat pergi untuk waktu yang lama tanpa minum, sebagian besar mendapatkan air dari tanaman sukulen.

Rusa spesies ini dapat menyalak jika merasa mendapat ancaman. Selain itu, seperti halnya rusa pada umumnya mereka juga dapat berlari dengan cepat dan melompat, bahkan rusa Southern Pudu ini juga dapat memanjat.

Southern Pudu memiliki  kelenjar pra-orbital yang berfungsi sangat besar. Kelenjar tersebut digunakan untuk komunikasi. Tumpukan besar dari kotoran dapat ditemukan di dekat jalan yang sering mereka lewati dan tempat beristirahatnya. Ini juga dapat digunakan untuk menandai wilayah. Di alam liar mereka akan hidup antara delapan dan sepuluh tahun.

Pudu diklasifikasikan sebagai spesies yang rentan. Populasi mereka pun telah menurun karena habitat hutan primer mereka dihancurkan dan dibersihkan untuk peternakan dan perkembangan manusia lainnya. Saat ini Bristol Zoo Gardens menjadi bagian dari program penangkaran internasional penangkaran untuk spesies mereka.


referensi: animaldiversity dan nydailynews

0 komentar

Informasi Tentang Kanguru Pohon Goodfellow

Foto Kanguru Pohon Goodfellow
Kanguru Pohon Goodfellow memiliki nama latin Dendrolagus goodfellowi. Binatang unik ini dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama Goodfellow's tree-kangaroo atau ornate tree-kangaroo. Nama kanguru ini diambil dari nama seorang kolektor zoological berkebangsaan Inggris yang bernama Walter Goodfellow.

Kanguru Pohon Goodfellow termasuk ke dalam keluarga Macropodidae bersama dengan kangguru, dan wallaby. Habitat Kanguru Pohon Goodfellow ini adalah di hutan hujan di Pulau Papua. Di Indonesia sendiri mereka dapat ditemukan di sekitaran Papua Tengah. Mereka adalah tipe binatang arboreal yang banyak menghabiskan waktunya di atas pohon.

Seperti kangguru pohon yang lain, kanguru pohon jenis ini memiliki penampilan yang cukup mencolok perbedaannya dengan jenis kangguru darat. Kaki kanguru pohon goodfellow tidak begitu besar jika dibandingkan dengan bagian tubuh depannya. Selain itu kanguru jenis ini juga memiliki cakar yang kuat untuk mencengkeram dahan, serta ekor yang panjang untuk keseimbangan.

Kanguru jenis ini tergolong lambat dan terlihat agak repot ketika bergerak di darat. Namun ketika berada di atas pohon, mereka sangat lincah. Mereka juga merupakan pelompat yang tangguh. Menurut data, mereka dapat melompat dari pohon setinggi 30 kaki ke tanah, tanpa terluka sedikitpun.

Makanan utama kanguru pohon goodfellow adalah daun pohon Silkwood. Namun mereka juga makan daun lain, buh-buahan, sereal, bunga, dan rumput. Mereka memiliki perut yang besar yang berfungsi sebagai media fermentasi lemak, dan untuk membunuh bakteri-bakteri yang terdapat di dedaunan yang mereka makan, mirip dengan perut sapi.

Kanguru pohon Goodfellow memiliki bulu pendek yang tebal yang biasanya berwarna cokelat kacang hingga merah-cokelat. Bagian wajahnya berwarna cokelat-abu-abu dengan kaki dan pipi berwarna kekuningan.

Berat tubuh kanguru pohon goodfellow sekitar 7 kg. Ada 2 jenis kanguru pohon yang masih hidup yaitu Dendrolagus goodfellowi goodfellow dan Dendrolagus goodfellowi buergersi. Namun populasi keduanya tidaklah banyak.

Menurut data Red List IUCN, kanguru pohon goodfellow berada dalam status "Terancam Punah (EN)" akibat dari perburuan liar dan pengrusakan habitat mereka oleh manusia.
Referensi : wikipedia

0 komentar

Mengenal Kambing Hutan Sumatera

Mengenal Kambing Hutan Sumatera
Kambing Hutan Sumatera memiliki nama latin Capricornis sumatraensis. Dalam bahasa Inggris kambing ini dikenal dengan nama Sumatran serow. Kambing-kijang ini juga dikenal dengan nama southern serow.

Kambing Hutan Sumatera dapat ditemukan di Pulau Sumatera, dan Semenanjung Thailand-Malaysia. Habitat mereka adalah di hutan primer dan hutan sekunder dekat dengan pegunungan. Mereka aktif pada pagi serta sore hari, dan beristirahat di siang hari di tempat teduh di bebatuan.

Meskipun tidak ada informasi pasti mengenai populasi kambing hutan sumatera di Indonesia, diperkirakan kambing hutan yang hidup di Taman Nasional Gunung Leuser mengalami perkembangan yang pesat. Namun kamera tersembunyi yang dipasang di Hutan Lindung Taratak menunjukkan bahwa populasi kambing hutan sumatera, langka.

Sebuah study yang dilakukan Malaysia menunjukkan, hanya ada sekitar 13 ekor kambing hutan yang mendiami wilayah seluas 7,4 hektar. Berdasarkan data tersebut diperkirakan hanya ada sekitar 500 - 700 ekor kambing hutan Sumatera yang hidup di Semenanjung Malaysia.

Masalah utama yang menyebabkan kelangkaan satwa ini adalah semakin menyempitnya habitat. Selain itu,  perburuan liar juga memiliki andil dalam kelangkaan satwa ini. Mereka diburu, baik di area perlindungan ataupun area bebas, untuk dimakan dagingnya dan sebagai bahan baku obat tradisional.

Bahkan, di sebuah kota yang bernama Pancur Batu, yang terletak di Sumatra Utara, tanduk dari kambing hutan sumatera diperjualbelikan secara bebas, dan dibiarkan saja oleh pemerintah. Padahal, binatang langka ini sudah dilindungi oleh Undang-Undang sejak tahun 1932, dan area seluas 11.904 mil persegi sudah dijadikan sebagai area perlindungan mereka. Tolol kan??? Siapa yang Tolol??? Ya pemerintah lah. Udah bikin Undang-Undang, tapi nggak dipatuhi, malah diem aja.

Saat ini populasi kambing hutan Sumatera berada dalam status "Rentan (VU)" menurut Red List IUCN.

Refrensi : redorbit

0 komentar

Mengenal Simpei Mentawai atau Simakobou

Mengenal Simpei Mentawai atau Simakobou
Simpei Mentawai memiliki nama latin Simias concolor dan dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama pig-tailed langur. Primata ini adalah satwa endemik Kepulauan Mentawai, dan tidak dapat ditemukan di tempat lain.

Di Siberut dan Simasepsep di bagian selatan Pulau Sipura, Pagai Utara, dan Pagai Selatan, primata ini dikenal dengan nama Simakobou. Pulau Pagai Utara dan Selatan ini merupakan daerah penyebaran utama primata ini.

Simpei Mentawai merupakan jenis kera yang memiliki lengan yang panjang. Lengan panjangnya ini sangat membantunya dalam hal memanjat. Panjang tubuh simpei mentawai yang sudah dewasa sekitar 50 cm dengan berat badan mencapai 7 kg.

Simpei Mentawai berbulu hitam-cokelat, dan memiliki wajah yang tidak diselimuti bulu yang juga berwarna hitam. Mereka memiliki hidung pesek yang mendongak ke atas. Primata ini merupakan satu-satunya jenis kera yang berada pada subfamily Colobinae yang memiliki ekor pendek. Panjang ekornya ini hanya sekitar 15 cm.

Simpei Mentawai termasuk binatang yang menghabiskan banyak waktunya di atas pohon (arboreal). Mereka hidup dalam kelompok kecil yang beranggotakan 3 hingga 8 ekor. Dalam kelompok tersebut biasanya terdiri dari satu jantan, satu atau lebih betina, dan anak-anak mereka.

Makanan utama simpei mentawai adalah dedaunan, tetapi mereka memakan buah-buahan juga. Untuk masalah reproduksinya, belum banyak yang dapat diketahui. 

Saat ini Simpei Mentawai termasuk dalam 25 spesies primata di dunia yang paling terancam punah.

Referensi :wikipedia
credit image : matoa.org

0 komentar

Informasi Tentang Badak Sumatera atau Badak Bercula Dua

Informasi Tentang Badak Sumatera atau Badak Bercula Dua
Badak Sumatera atau Badak Bercula Dua merupakan spesies badak paling langka di dunia bersama dengan badak jawa. Badak jenis ini merupakan yang paling kecil dari spesies badak saat ini.

Badak Sumatera merupakan binatang yang soliter. Habitat badak sumatera adalah di wilayah dalam dari hutan gunung yang belantara di wilayah Malaysia, Indonesia (Pulau Sumatera), dan kemungkinan juga Myanmar.

Makanan badak sumatera antara lain buah, ranting, daun, dan semak-semak. So, mereka adalah binatang herbivora. Seperti kebanyakan jenis badak lainnya, badak sumatera juga memiliki indera penciuman dan pendengaran yang sangat tajam. Mereka akan meninggalkan semacam bau yang dapat dilacak di seisi hutan yang dapat digunakan untuk menemukan lokasi badak lainnya.

Sebagai spesies badak terkecil, badak sumatera memiliki berat sekitar 800 kg, dan dapat tumbuh hingga setinggi 1,5 m diukur dari pundak, dengan panjang sekitar 2,5 hingga 3,2 m.

Badak Sumatera memiliki 2 tanduk. Panjang tanduk utama bisa tumbuh mencapai 79 cm, sedangkan tanduk sekundernya hanya tumbuh hingga sekitar 10 cm. Tanduk ini adalah senjata pertahanan dari sang badak. Ironisnya, justru karena tanduk inilah badak jadi diburu oleh manusia untuk diambil tanduknya.

Tanduk badak ini diburu untuk digunakan sebagai bahan baku obat tradisional di China, Taiwan, Hongkong, dan Singapura. Tanduk badak ini juga berharga di Timur Tengah, khususnya Yaman, dan Afrika Utara untuk digunakan sebagai aksesoris gagang belati.

Saat ini populasi badak Sumatera berada pada status "Kritis (CR)" menurut data Redlist IUCN. Diperkirakan hanya ada sekitar 400 badak sumatera yang saat ini masih ada. Sayangnya kebanyakan badak-badak sumatera yang tinggal di penangkaran atau kebun binatang sangat susah untuk bisa berkembang biak.

Pada tahun 2001, untuk pertama kalinya seekor anak badak sumatera lahir di kebun binatang Cincinnati, Ohio, Amerika Serikat. Dan merupakan persalinan yang tersukses dalam rentang waktu 100 tahun.

Referensi : national geographic

0 komentar

Pronghorn, 'Kijang' tercepat di Amerika Utara

Pronghorn memiliki nama latin Antilocapra americana. Hewan ini merupakan mamalia endemik daerah dalam Amerika Utara bagian Tengah dan Barat. Uniknya meskipun sejatinya hewan ini bukan seekor antelope (kijang), tetapi penduduk setempat mengenal hewan ini dengan nama pronghorn antelope, atau antelope.

Pronghorn merupakan satu-satunya yang tersisa dari keluarga Antilocapridae. Selama periode Pleistocen, terdapat 12 spesies Antilocapridae yang hidup di Amerika Utara, dimana 5 diantaranya masih eksis saat saat manusia menginjakkan kakinya di Amerika Utara untuk pertama kalinya.

Pronghorn jantan dewasa memiliki panjang tubuh sekitar 1,3 - 1,5 m diukur dari ujung hidung hingga ujung ekor, tingginya sekitar 81-104 cm diukur dari pundak ke bawah, dan beratnya sekitar 40-65 kg. Pronghorn betina dewasa memiliki tinggi yang sama  tetapi berat badannya hanya sekitar 34 - 48 kg.

Pronghorn jantan dewasa memiliki tanduk yang bercabang yang lebih panjang dari pada pronghorn betina. Tanduk pronghorn jantan panjangya sekitar 12,5 cm hingga 43 cm (rata-rata 25 cm), sedangkan tanduk pada betina hanya sekitar 2,5 cm hingga 15 cm (rata-rata 12 cm) dan terkadang terlihat tidak punya taduk..

Pronghorn  merupakan binatang teritorial. Mereka menandai wilayahnya menggunakan kelenjar bau yang berada di sisi kepalanya. Mereka juga memiliki mata yang besar yang mampu melihat hingga sudut 320 derajat. Tidak seperti rusa, pronghorn memiliki kantung empedu.

Yang perlu anda ketahui berikutnya adalah bahwa di setiap kakinya pronghorn hanya memiliki 2 kuku, dan tanpa declaw (pembatas agar kuku tidak bersentuhan langsung dengan tanah).

Pronghorn merupakan pelari yang sangat cepat. Mereka adalah binatang darat tercepat kedua di dunia setelah cheetah. Dan merupakan yang tercepat di wilayah Western Hemisphere. Memang belum bisa dipastikan berapa kecepatan maksimal mereka saat berlari, tetapi yang jelas mereka dapat berlari hingga kecepatan 88.5 km/jam dalam jarak 8 km.

Meskipun demikian, pronghorn diperkirakan bisa jauh lebih lama dalam mempertahankan topspeed mereka saat berlari dibandingkan dengan cheetah. Diperkirakan kemempuan berlari mereka ini didapat dari nenek moyang mereka yang harus bertahan hidup dari serangan Cheetah Amerika yang saat ini sudah punah.

Sayangnya, meskipun pronghorn merupakan pelari yang ulung, tetapi mereka adalah pelompat yang buruk. Bahkan mereka tidak bisa melewati pagar domba ternak. Sehingga terkadang mereka ditemukan  terjepit di bawah pagar. Oleh karena itu Arizona Antelope Foundation dan beberapa organisasi lainnya tengah mengusahakan agar pagar domba ternak tidak menggunakan kawat berduri di bagian bawahnya.

Pronghorn adalah binatang nerbivora. Habitat utama Pronghorn adalah padang rumput. Namun terkadang mereka juga bisa ditemukan di padang tandus, bahkan gurun. Wilayah penyebaran pronghorn meliputi Southern Saskatchewan dan Alberta di Kanada ke Selatan melewati Amerika Serikat hingga ke Meksiko bagian Utara.

Musim kawin pronghorn terjadi pada musim dingin. Pada awal musim semi pronghorn muda akan hidup dengan kelompok 'pemuda', betinanya akan bergabung dengan kelompok betina, dan pronghorn jantan dewasa hidup secara soliter.

Referensi :  wikipedia

0 komentar

10 Binatang Herbivora Paling Berbahaya di Dunia

Binatang herbivora memang tidak memangsa binatang lain. Namun bukan berarti semua binatang herbivora adalah binatang lemah. Beberapa dari mereka malah justru memiliki sesuatu yang bahkan predator semacam singa pun akan berpikir berkali-kali untuk mendekati mereka. Apa sajakah binatang herbivora paling ganas di dunia tersebut ??? Berikut adalah 10 diantaranya :

10. Gelada Baboon
Foto Gelada Baboon
Binatang pemakan rumput ini hidup di daerah pegunungan Ethiopia. Meskipun tidak lazim mereka menyerang manusia, Baboon yang ada di kebun binatang diketahui cukup agresif. Dan untuk ukuran spesies kera, Baboon memiliki satu set gigi yang cukup berbahaya.

9. Moose
Foto Moose
Merupakan anggota terbesar dari keluarga rusa. Mereka memiliki penglihatan yang sangat buruk, tetapi memiliki indera penciuman dan pendengaran yang tajam. Moose sering menyebabkan kecelakaan mobil di jalanan yang melintasi hutan di Kanada atau Amerika.

8. Gorilla
Foto Gorilla
Berat tubuh Gorilla bisa mencapai 200 kg, dan biasanya adalah binatang yang tenang. Namun, Gorilla jantan dapat menjadi sangat berbahaya saat ada yang mengganggu keluarganya. Mereka memiliki lengan besar yang kuat, serta gigi taring yang tajam. Tidak hanya itu, Gorilla mampu berlari 2x lebih cepat dibandingkan manusia.

7. Kasuari
Foto Kasuari
Meski Arie Kriting (Stand Up Comedian) sering bilang sering men-tackling kasuari, bukan berarti burung yang satu ini selemah itu. Salah satu burung terbesar di dunia yang hidup di daerah Australia dan Indonesia Bagian Timur ini, sangat berbahaya ketika mereka merasa terganggu. Mereka akan mengejar dan menendang anda dengan jalu pada kakinya yang setajam pisau.

6. Badak
Foto Badak
Tubuhnya besar dan terlihat memiliki kulit yang sangat keras. Binatang yang hidup di wilayah Afrika dan Asia ini memiliki kekuatan dan kecepatan yang luar biasa. Tanduk mereka yang konon sebenarnya terbuat dari rambut, mampu menembus benda keras. DAn Badak India diketahui juga memiliki gigi yang tajam.

5. Babi Hutan
Foto babi Hutan
Babi Hutan sebenarnya bukan Herbivora sungguhan, mereka lebih tepat disebut ombivora. Mereka memiliki gigi taring yang kuat, panjang, dan tajam, bahkan harimau pun ada yang mati karena menyerang babi liar dewasa. Mereka juga terkenal mampu berlari dengan sangat cepat. Makanya jangan heran kalu serangan orang yang berbahaya dan mematikan sering disebut seragnan 'membabi buta'. Babi yang tidak buta saja, serangannya menakutkan, apalagi yang buta. ^_^

4. Kerbau Liar Afrika (Cape Buffalo)
Kerbau Liar Afrika
Meskipun mereka hanyalah seekor kerbau, mereka adalah binatang herbivora paling ditakuti di seantero Afrika. Selain tanduk, dan kuku kaki mereka yang luar biasanya kuat, mereka juga terkenal suka menyerang keroyokan. Nah loh, manusia yang suka maen keroyokan tuh kayak kebo!!!

3. Gajah
Foto Gajah Jantan
Mereka punya segalanya yang menakutkan. Mereka punya gading yang panjang dan kuat, serta kaki raksasa. Sudah banyak kasus orang yang mati karena diserang Gajah. Tengok saja kasus Gajah di Lampung. Itu yang di Lampung. Bagaimana dengan Gajah Afrika yang tinggal di alam yang lebih keras, coba???

2. White Lipped Peccary
Foto White Lipped Peccary
Mereka hidup di hutan hujan kawasan Meksiko, dan Amerika bagian Tengah dan Selatan. Meskipun tubuh mereka tidak besar,  mereka termasuk binatang herbivora yang mematikan. Mereka bergerak dalam kelompok besar yang terdiri dari 500 hingga 1000 ekor. Mereka memiliki gigi taring yang tajam. Jika salah satu anggota kelompok tersebut diganggu, maka kelompoknya akan menyerang keroyokan.

1. Kudanil
Foto Kudanil
Dalam beberapa film animasi, mungkin kudanil diidentikkan dengan binatang ramah yang keibuan. namun dalam kehidupan nyata, mereka adalah makhluk yang berbahaya. Sudah banyak kasus penyerangan yang melibatkan seekor kudanil di Afrika. Konon serangan mematikan kudanil lebih banyak daripada serangan buaya di Afrika.

Referensi : themagazine

0 komentar

Informasi Tentang Lemur, Binatang yang Menjadi Kunci dari Kebenaran Teori Evolusi

foto lemur
Lemur merupakan primata endemik Pulau Madagaskar. Nama 'lemur' sendiri berasal dari kata 'lemures' yang berasal dari mytologi Romawi yang berarti hantu atau arwah, yang pertama kali digunakan untuk menggambarkan jenis kukang yang aktif di malam hari dan pergerakannya lambat, tetapi belakangan lebih ditujukan kepada jenis primata asli Madagaskar ini.

Meski lemur adalah salah satu jenis primata, tetapi mereka bukanlah hasil dari evolusi monyet dan kera. Mereka hanya memiliki morfologi dan kebiasaan yang sama dengan jenis primata lainnya.

Lemur tiba di Madagaskar sekitar 62 hingga 65 juta tahun yang lalu melintasi lautan. Sejak saat itu, lemur hidup dan beradaptasi dengan lingkungan Madagaskar. Pada saat manusia tiba pertama kali di Pulau tersebut sekitar 2000 tahun yang lalu, masih ada lemur yang ukurannya sebesar gorilla.

Saat ini diketahui ada sekitar 100 spesies lemur, dan sebagian dari spesies tersebut telah ditemukan atau dipromosikan untuk diakui sebagai satu spesies tersendiri sejak tahun 1990-an. Namun klasifikasi taksonomi lemur masih kontroversial dan berbeda-beda tergantung dari konsep spesies mana yang digunakan.

Ukuran Lemur beragam, mulai dari seberat 30 gram hingga 9 kg. Lemur memiliki banyak kesamaan dengan primata basal, seperti jumlah jari pada tangan dan kaki mereka dan mereka memiliki kuku bukan cakar. Namun, perbandingan ukuran otak dengan tubuh mereka lebih kecil daripada primata antropoid.

Lemur bisa dibilang yang paling sosial dari jenis primata strepsirrhine dan berkomunikasi lebih menggunakan bau dan suara dari pada dengan sinyal visual. Lemur memiliki metabolisme basal yang rendah, mempunyai musim kawin, dormansi (semacam hibernasi), atau dominasi lemur betina.

Makanan utama lemur adalah buah-buahan dan daun-daunan. Meski makanan para lemur itu sama, tetapi lemur yang berbeda spesies memiliki 'buruan' mereka masing-masing, meskipun tinggal dalam hutan yang sama.

Penelitian terhadap lemur lebih fokus dalam bidang Taksonomi dan specimen collectionselama abad ke-18 dan abad ke-19. Penelitian modern terhadap lemur baru dimulai pada awal tahun 1950-an dan 1960-an. Lemur merupakan bagian yang penting dalam penelitian karena mereka memiliki gabungan dari karakteristik primitif dengan sifat-sifat primata antropoid yang mungkin akan menjelaskan tentang evolusi primata dan manusia.

Sayangnya, banyak spesies lemur yang terancam punah karena kehilangan habitat dan perburuan liar. Meskipun tradisi warga setempat cenderung membantu melindungi lemur dan hutan mereka, tetapi pembalakan liar, kemiskinan, dan konflik politik membuat konservasi terhadap primata tersebut menjadi sulit.


Referensi : wikipedia

0 komentar

Informasi Tentang Onta, BInatang yang penuh dengan keistimewaan

foto onta berpunuk satu
Onta atau Unta merupakan spesies dari genus Camelus. Onta sendiri ada 2 jenis yaitu Onta berpunuk satu (Camelus dromedarius), dan Onta berpunuk dua (Camelus bactrianus) dimana keduanya hidup di daerah beriklim kering dan gurun di Asia dan Afrika Utara.

Onta berpunuk satu hidup di wilayah Afrika Utara dan Timur Tengah. Sedangkan ONta berpunuk dua hidup di wilayah Australia, Mongolia, dan wilayah Gurun Gobi Cina. Di Australia populasi Onta semakin menurun setelah adanya pembantaian onta yang dituduh sebagai penyumbang gas rumah kaca dan penyebab pemanasan global.

Onta memiliki bentuk kaki yang unik yang cocok untuk berjalan di pasir tanpa tenggelam, meski tubuhnya besar dan membawa beban yang berat. Masing-masing kaki memiliki dua jari kaki besar untuk memperluas permukaan. Tinggi onta bisa mencapai 7 kaki dengan ebrat badan mencapai 750 kg.

Onta pertama kali dijinakkan oleh manusia sekitar 5000 tahun yang lalu untuk digunakan sebagai hewan pekerja, diperah susunya, atau dimakan dagingnya. Onta dapat hidup hingga usia 30 sampai 50 tahun.

Onta yang hidup di daerah keras dan kering memiliki beberapa kemampuan bertahan hidup yang luar biasa. Mereka dapat terus hidup meski tidak makan dan minum selama berhari-hari. Hal ini dikarenakan onta mampu menyimpan cadangan lemak khusus yang sangat banyak di punuknya. Lemak tersebut suatu saat bisa diubah menjadi air dengan bantuan oksigen. Satu gram air dapat dihasilkan dari sau gram lemak di punuk onta.

Kemampuan adaptasi lainnya yang luar biasa adalah, sistem respirasinya meninggalkan sedikit sekali jejak uap air. uap air yang keluar dari paru-paru diserap kembali oleh tubuhnya melalui sel khusus yang terdapat di hidung bagian dalam, membentuk kristal dan suatu saat dapat diambil.

Mereka juga mampu hidup di padang pasir yang sangat panas (hingga 41 derajat celcius) di siang hari dan dingin di malam hari. Pada suhu yang lebih dari 41 derajat celcius, onta akan mulai berkeringat. Namun proses berkeringat tersebut hanya terjadi pada kulitnya saja. Keunikan tersebut membuat mereka mampu menghemat cadangan air yang cukup banyak.
foto unta berpunuk dua
Kebanyakan makhluk hidup hanya mampu bertahan hidup hingga kehilangan massa 3%-4%, jika lebih dari itu maka darahnya akan mengental dan menyebabkan gagal jantung, dan mati. Namun lain dengan onta, mereka mampu bertahan hingga kehilangan massa sebanyak 20%-25% dari tubuhnya.

Sel darah onta berbentuk bulat tidak oval seperti makhluk hidup lainnya. Sehingga darah onta tidak akan mengental pada kondisi yang jika menimpa makhluk hidup lain maka darah mereka akan mengental. Berkat bentuk sel darah mereka yang berbeda ini pula, onta memiliki sistem kekebalan tubuh yang unik juga.

Onta memiliki usus dan ginjal yang sangat efisien dalam menyerap air dalam makanan. Sehingga urin mereka sangat kental, dan kotoran mereka snagat kering. Bahkan kotoran onta yang baru keluarpun akan menyala kalo dibakar.

Keistimewaan lain yang dimiliki oleh onta adalah, susu mereka jauh lebih bernutrisi dibandingkan dengan susu sapi.Onta adalah binatang herbivora. Makanan mereka adalah kurma, daun, gandum, daun, dan bahkan duri pun bisa dimakannya. Onta dapat membawa beban hingga seberat 500 kg.

Unta juga memiliki bulu mata yang tebal untuk melindungi mata mereka saat melintas gurun pasir, atau saat terjadi badai pasir. Onta juga dapat menutup lubang hidung dan bibirnya untuk mencegah agar pasir tidak masuk.

Meski telinga onta kecil, tetapi mereka memiliki pendengaran yang sangat baik. Merek ajuga terkenal dapat minum hingga 7 galon dalam sehari.

Referensi ; banyak sumber

0 komentar

Informasi Tentang Keledai, Binatang Yang Terkenal Keras Kepala

foto keledai
Keledai memiliki nama latin Equus africanus asinus. Mereka masih termsuk keluarga Equidae atau keluarga kuda. Nenek moyang mereka adalah Keledai Liar Afrika. Keledai sudah digunakan sebagai binatang pekerja sejak sekitar 5000 tahun yang lalu. 

Orang barat menyebut keledai jantan dengan nama Jack, keledai betina dengan nama Jenny atau Jennet, dan keledai muda dengan nama Foal. Terdapat sekitar 40 juta keledai di dunia ini. Kebanyakan dari populasi tersebut terdapat di negara-negara yang belum berkembang yang masih menggunakan keledai sebagai alat pengangkut barang.

Keledai pertama kali dijinakkan sekitar 3000 atau 4000 tahun sebelum Masehi oleh orang-orang Mesir atau Mesopotamia dan kemudian menyebar ke seluruh dunia. Keledai peliharaan jumlahnya terus meningkat, sedangkan keledai liar Afrika dan beberapa kerabatnya seperti Onager, justru terancam punah.

Ukuran tubuh keledai sangat bervariasi tergantung jenisnya. Tinggi mereka berkisar antara 79 cm hingga 160 cm dengan berat berkisar antara 80 hingga 480 kg. Usia harapan hidup keledai pekerja di negara berkembang sekitar 12 hingga 15 tahun. namun keledai yang hidup di negara maju dapat hidup hingga usia 30 bahkan 50 tahun.

Keledai dapat beradaptasi dengan daerah pinggiran gurun pasir. Keledai liar di daerah yang kering merupakan binatang soliter. Biasanya dalam sebuah peternakan yang luas, satu kelompok keledai akan didominasi oleh satu ekor keledai jantan.

Ringkikan keras keledai yang biasanya berlangsung sekitar 20 detik, dapat didengar hingga jarak 3 km. Hal ini membantu mereka untuk tetap berkomunikasi dengan keledai lain yang jaraknya sangat jauh di gurun pasir. Selain itu, keledai juga memiliki telinga yang lebar yang akan membantu mereka mendengar suara yang lebih jauh, dan membantu mendinginkan darah si keledai.

Keledai terkenal akan sifat keras kepalanya. Hal ini mungkin disebabkan oleh insting melindungi diri yang sangat kuat. Namun ketika seorang manusia sudah berhasil bersahabat dengan seekor keledai, maka si keledai akan gampang menurut. 

Meski dalam film atau cerita rakyat, keledai diidentikkan dengan binatang yang malas dan bodoh, tetapi pada kenyataannya keledai termasuk binatang yang lumayan cerdas, waspada, ramah, dan bisa dilatih. Cara pertahanan diri keledai adalah dengan menggigit, atau menendang dengan kaki depan atau belakangnya.

Masa kehamilan keledai betina adalah sekitar 11 hingga 14 bulan. Dan biasanya hanya akan melahirkan satu ekor anakan keledai. Kelahiran anak kembar dalam keledai sangat jaarng, bahkan lebih jarang daripada yang terjadi pada kuda. 

Meskipun 9 atau 10 hari setelah melahirkan, keledai betina sudah bisa birahi lagi, tetapi kesuburan mereka masih sangat rendah. Sehingga biasanya mereka baru akan bisa hamil lagi setelah 2 atau 3 kali masa oestrus. Sehingga peternak keledai tidak bisa berharap mendapatkan satu anak keledai setiap tahunnya. Namun mendapatkan 3 anak dalam 4 tahun masih mungkin.

Dalam habitat asli mereka yang beriklim kering atau semi-kering, mereka akan menghabiskan lebih dari setengah hari mereka untuk mencari makan. Keledai memiliki struktur pencernaan yang cukup rumit, tetapi sangat efisien. Sehingga mereka tetap dapat bertahan hidup meski memakan rumput-rumput yang kualitasnya buruk.
Referensi : wikipedia

0 komentar

Informasi Tentang Kanguru

Foto Kangguru
Kanguru atau Kangguru merupakan hewan mamalia berkantung (marsupial) asli Benua Australia. Ciri khasnya adalah kaki belangnya panjang, kaki depannya pendek, bergerak dengan melompat-lompat, dan memiliki kantung.

Asal-usul nama kanguru sendiri cukup unik. Adalah sebuah kesalahpahaman orang Eropa dalam mengartikan kata-kata orang Aborigin yang membuat binatang berkantung ini disebut kanguru. Pada saat itu ada seorang pelaut Amerika/Eropa tengah singgah di Australia. Dia melihat binatang yang unik dan bertanya kepada orang aborigin 'binatang apa itu?', dan orang aborigin menjawab 'Kang-Ga-Roo' yang artinya 'saya tidak mengerti'. Namun pelaut tersebut mengira nama binatang tersebut adalah Kang-Ga-Roo yang kemudian menjadi kanggaroo atau kanguru.

Rentang usia sekor kanguru sekitar 9 sampai 18 tahun. Meskipun ada juga beberapa yang bisa hidup hingga usia 28 tahun. Kanguru mampu begerak melompat dengan kecepatan hingga 70 km/jam. Bisa dibilang mereka adalah saingan terberat pocong dalam lomba balap karung. ^_^

Di dunia ini ada 3 spesies kanguru yaitu, Kanguru Abu-abu Timur, Kanguru Abu-abu Barat, dan Kanguru Merah. Kanguru Abu-bu Timur tersebar di daerah-daerah subur di Benua Australia bagian Timur. Sedangkan Kanguru abu-abu Barat penyebarannya di Australia bagian barat, bagian Selatan yang dekat dengan pantai, dan sekitaran Sungai Darling. Jumlah kanguru abu-abu sangat banyak, mereka hidup di daerah berumput, dan daerah hutan ekaliptus yang terbuka.

Kanguru Merah merupakan hewan marsupial terbesar saat ini. Tingginya bisa mencapai 2 m dengan berat tubuh mencapai 90 kg. Kanguru Merah biasanya hidup dalam sebuah kelompok besar. Kanguru jenis ini tidur di siang hari yang panas. Dan jika mereka tidak menemukan air, mereka akan mencari kelembaban dari tanaman. Selain itu , mereka tidak akan berkembangbiak jika tidak turun hujan dan tidak adanya tanaman baru.

Sebenarnya selain 3 spesies kanguru yang sudah disebutkan di atas, masih ada sekitar 60 makropod yang masih berhubungan dengan kanguru, seperti dorkopis, wallaby, kanguru pohon, wallaroo, Pademelon, dan Quokka.

Referensi : wikipedia

0 komentar

Informasi Tentang Anoa

Foto Anoa
Anoa terbagi dalam dua jenis yaitu Anoa dataran rendah (Bubalus depressicornis), dan Anoa gunung (Bubalus quarlesi). Anoa adalah spesies kerbau kerdil, dan mereka adalah spesies lembu liar terkecil.

Kedua jenis Anoa yang tersebut di atas saat ini berada dalam status terancam punah, karena berkurangnya lahan habitat mereka, dan juga karena perburuan manusia yang mengincar daging, tanduk, dan kulit mereka. Fakta yang menarik dari Anoa adalah, kenyataan bahwa sangat sedikit kebiasaan Anoa yang sudah diketahui. hal ini dikarenakan mereka adalah spesies terancam punah yang paling sedikit dipelajari.

Anoa hanya bisa ditemukan di Pulau Sulawesi, Indonesia. Anoa dataran rendah bisa ditemukan di daerah hutan rawa, sedangkan anoa gunung banyak ditemukan di hutan-hutan yang lebih tinggi. Tidak seperti kebanyakan lembu, Anoa tidak hidup secara berkelompok. Mereka adalah binatang yang soliter atau hanya hidup dengan pasangan mereka saja. Mereka hanya akan bertemu dalam sebuah kelompok Anoa ketika Anoa betina melahirkan.

Anoa paling aktif di pagi dan sore hari ketika suhu udara masih belum terlalu panas. Ketika siang hari dan suhu udara sudah panas, mereka akan beristirahat di tempat yang teduh. Mereka juga senang berendam untuk menjaga tubuh mereka agar tetap dingin.

Anoa dataran rendah memiliki sekitar 76 cm diukur dari pundak, dan beratnya sekitar 300 kg. Ketika masih muda, mereka akan memiliki bulu yang tebal berwarna cokelat muda. Semakin dewasa, bulunya akan semakin tipis dan warnanya akan semakin gelap. 

Anoa memiliki tanda putih di kepala dan kaki mereka, dan sering terlihat ada warna putih berbentuk menyerupai bulan sabit di area tenggorokan mereka. Baik Anoa jantan ataupun Anoa betina keduanya memiliki tanduk yang panjangnya bisa mencapai 38 cm.

Anoa gunung sebenarnya juga memiliki penampilan yang hampir sama. Hanya saja Anoa gunung tetap berbulu tebal hingga dewasa, dan tanduk mereka cenderung lebih kecil. Warna bulu mereka juga sangat jarang terlihat ada bercak putih, baik di kaki, kepala, ataupun leher.

Anoa termasuk binatang Herbivora. Makana utama mereka adalah rumput, tanaman pakis, tanaman muda, dan buah yang jatuh dari pohonnya. Mereka juga meminum air laut untuk memenuhi kebutuhan mineral di tubuh mereka.

Anoa adalah binatang yang pasif dan pemalu. Mereka hanya akan menyerang menggunakan tanduk mereka jika merasa terancam saja  Dan biasanya manusia adalah makhluk yang paling sering membuat mereka merasa terancam.

Anoa siap kawin ketika sudah berumur 2 atau 3 tahun dan akan kawin dan melahirkan sekali dalam setahun. Mereka juga sepertinya tidak memiliki musim kawin. Anoa betina mengalami masa kehamilan selama 275 - 315 hari. Induk Anoa akan melahirkan satu ekor anakan, dan sangat jarang sekali melahirkan lebih dari satu.  Anoa muda akan disapih setelah berusia 6 hingga 9 bulan, dan biasanya rentang hidup Anoa adalah sekitar15 hingga 20 tahun di alam liar.
Masih belum diketahui apakah Anoa Jantan memiliki daerah teritorial atau tidak. Namun diketahui bahwa Anoa Jantan sering menandai pohon menggunakan tanduknya dan mereka akan menggaruk tanah setelah kencing. Belum dapat dipastikan apakah itu bertujuan untuk menandai wilayah kekuasaan atau hanya sekedar untuk menunjukkan tingkat agresi mereka.

Referensi : Indonesian fauna

0 komentar

Mengenal Bison, Binatang Pemakan Rumput Terberat di Amerika Utara

foto bison
Bison merupakan binatang simbolik dari Great Plains yang sering kali salah disebut kerbau. Bison adalah binatang yang perkasa dan yang terberat di Amerika Utara. Saat berdiri, tinggi bison sekitar 1,5 hingga 2 meter diukur dari pundak ke bawah dan berat badan bison bisa mencapai lebih dari satu ton..

Tanduk bison bisa tumbuh mencapai panjang 61 cm. Dan meskipun ukuran tubuhnya sangat besar, mereka termasuk binatang yang dapat berlari cepat. Ada kalanya mereka dapat bergerak dengan kecepatan 65 km/jam.

Bison merupakan binatang herbivora. Makanan utama mereka antara lain rumput, semak, dan ranting. Walaupun mereka adalah binatang pemakan tumbuhan, tetapi mereka merupakan salah satu binatang pemakan rumput yang patut untuk diwaspadai.

Bison betina (cow) dan bison jantan (bull) biasanya tinggal di kelompok-kelompok kecil yang terpisah, dan akan datang bersama-sama dalam sebuah kawanan yang sangat besar pada saat musim kawin. Bison jantan akan bertarung untuk memperebutkan betina. Namun pertarungan tersebut sangat jarang sampai saling melukai.

Masa hamil bison betina adalah 9 bulan. Dan dalam satu kali persalinan akan dilahirkan satu ekor anak bison.

Pada jaman dulu, populasi Bison di Great Plains dan Amerika Utara sangatlah melimpah. Namun selama abad ke-19, sekitar 50 juta ekor bison dibunuh untuk dimakan dagingnya, atau hanya untuk sekedar olahraga. Hingga akhirnya jumlah bison hanya tinggal ratusan ekor. Namun saat ini jumlah bison sepertinya terus membaik. Ada sekitar 200.000 ekor bison yang hidup dan diternak untuk diambil dagingnya.
Referensi : national geographic

0 komentar

Informasi Tentang Nilgai Antelope

Foto Nilgai Antelope
Nilgai Antelope atau biasa hanya disebut Nilgai memiliki nama latin Boselaphus Tragocamelus. Binatang ini merupakan binatang herbivora yang aktif di siang hari (diurnal). Makanan mereka adalah berbagai macam tumbuhan di hutan, dan berbagai macam rumput.

Nilgai hidup secara berkelompok. Nilgai memiliki tinggi badan sekitar 1,2 hingga 1,5 m. Panjang tubuhnya mencapai 1,8 hingga 2 m, dan berat tubuh mereka berkisar antara 120 hingga 240 kg. Nilgai Jantan berwarna hitam, sedangkan nilgai betina berwarna cokelat.

Habitat Nilgai adalah daerah pegunungan dengan ketinggian mencapai 2000 m di atas permukaan laut. Penyebaran mereka banyak ditemukan di India bagian Utara, Pakistan Bagian Timur dan Nepal Bagian Selatan..

Masa kehamilan Nilgai berlangsung selama 240 hingga 258 hari dengan berat anak yang dilahirkan mencapai 5,9 kg. Biasanya dalam sekali persalinan Nilgai hanya melahirkan 1 atau 2 anakan saja.
foto nilgai antelope 01

foto nilgai antelope 02

foto nilgai antelope 03

foto nilgai antelope 04

foto nilgai antelope 05

foto nilgai antelope 06

foto nilgai antelope 07

foto nilgai antelope 08

Referensi : Kebun Binatang Gembiraloka

0 komentar

Postingan Lama Beranda

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.

Labels

  • Agama
  • Air
  • Alam
  • Anjing
  • Anoa
  • Armadillo
  • ARSITEKTUR
  • Artikel
  • Ayam
  • Babi Hutan
  • Babi rusa
  • Badak
  • Bahan Busana
  • Bahasa Indonesia
  • BANGUNAN
  • Bank Soal
  • Bank Syariah
  • Banteng
  • Batik
  • Bekantan
  • Berang-berang
  • Beruang
  • Beruang Cokelat
  • Beruang Kutub
  • Beruang Madu
  • Beruang Sloth
  • Beruk
  • Bilby
  • Biologi
  • bisnis
  • Bison
  • Blog
  • Buaya
  • Buku Sekolah Elektronik
  • Buku Tema
  • Busana Muslim
  • Cerber
  • Cerita
  • Cheetah
  • Chevrotain
  • chinchilla
  • Cicak
  • Dares
  • Desain Busana
  • Distribusi
  • Ekonomi
  • Flamingo
  • Foto-foto binatang
  • Gagak
  • Gajah
  • Geografi
  • Gibbon
  • golden monkey
  • Gorilla
  • Harimau
  • Harimau Putih
  • Harimau Sumatera
  • Hewan Beracun
  • Hewan Cerdas
  • Hewan endemik Indonesia
  • Hewan Ganas
  • Hewan Herbivora
  • Hewan Karnivora
  • Hewan langka
  • Hewan Nokturnal
  • Hewan Omnivora
  • Hewan Predator
  • Hewan Purba
  • Hewan Sosial
  • Hewan Unik
  • Hewan yang dilindungi
  • Honey badger
  • Hyena
  • iklan
  • Ilmu Pengetahuan Alam
  • Info BInatang
  • Internet
  • IPA
  • IPS
  • Islam
  • Jaguar
  • Jerapah
  • Kadal
  • Kambing
  • Kancil
  • Kanguru
  • Kanguru pohon
  • Kapal
  • Kata
  • Kehidupan
  • Keledai
  • kelelawar
  • Kelinci
  • Kelinci Sumatera
  • kera emas
  • Kesehatan
  • Kesenian
  • Koala
  • Komodo
  • Kucing
  • Kuda
  • Kuda Nil
  • Kuda Thumbelina
  • Kukang
  • Kuliner
  • Kunang-kunang
  • Kurikulum 2013
  • Kuskus
  • Latihan Soal
  • Lemur
  • Lemur Tikus
  • Liger
  • Liliger
  • Llama
  • Loris
  • Luwak
  • Macan Dahan
  • Macan Kumbang
  • Macan Tutul
  • Malayan Tapir atau Tapir Asia
  • Mammalia
  • Marine Cargo
  • Marsupial
  • Masyarakat
  • Matematika
  • Meerkat
  • Musang
  • Nasehat
  • Negara
  • Ngengat
  • Ngoang
  • Nilgai
  • Novel
  • Numbat
  • Olah Raga
  • Onta
  • Orang Utan
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Pengetahuan
  • Perkapalan
  • Persewaan Alat Pesta
  • Pertanian
  • Perumahan
  • Perusahaan
  • Primata
  • Pronghorn
  • Psikologis
  • Puisi
  • Puma
  • Pustaka
  • Resep Masakan
  • Rusa
  • Sastra
  • SD
  • Sejarah
  • Sekolah
  • semut
  • semut banteng
  • Serigala
  • Serigala abu-abu
  • Siamang
  • Simpanse
  • Simpei Mentawai
  • Singa
  • Singa Putih
  • Singapuar
  • Siput
  • Siput Merah Muda
  • Solenodon
  • Southern Pudu
  • Struktur
  • Sugar Glider
  • Sukses
  • Teater
  • Tematik
  • tenaga kerja
  • Tips
  • Tokek
  • Trenggiling
  • Tumbuhan
  • Unta
  • Wallaby
  • Zebra
  • Zonkey

Blog Archive

  • ▼  2016 (69)
    • ▼  September (7)
      • Latihan Soal IPA SD untuk menghadapi ujian
      • Praktek Tata Panggung
      • Ustadz, apakah keadaan surga itu sama dengan dunia?
      • PUSTAKA dalam Pemeranan / Teater
      • Desain Balok Statis Tak Tentu
      • Rangka Batang Bidang dan Rangka Batang Ruang
      • Konfigurasi dan Tinggi Rangka Batang (Desain Rangk...
    • ►  Agustus (6)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (7)
    • ►  Maret (12)
    • ►  Februari (14)
    • ►  Januari (16)
  • ►  2015 (69)
    • ►  Desember (8)
    • ►  November (7)
    • ►  Oktober (11)
    • ►  September (5)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (4)
    • ►  April (4)
    • ►  Maret (12)
    • ►  Februari (5)
    • ►  Januari (6)
  • ►  2014 (12)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (7)
  • ►  2013 (142)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (4)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (8)
    • ►  Juli (41)
    • ►  Juni (16)
    • ►  Mei (60)
    • ►  April (5)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2012 (8)
    • ►  November (5)
    • ►  Oktober (3)
Copyright © hewan liar. All rights reserved.
Blogger Templates By NewBloggerTemplates Design UnoDesignStudio