hewan liar

Tampilkan postingan dengan label Gorilla. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gorilla. Tampilkan semua postingan

7 Binatang Yang Mengadopsi Binatang Lain


"Kasih ibu, kepada beta... Tak terhingga sepanjang masa..." Begitulah kiranya sepenggal lirik lagu untuk menterjemahkan kasih sayang seorang ibu kepada buah hatinya. Sungguh memang tiada terkira kasih sayang ibu. Kasih sayang itu pun juga menjadi tema foto-foto antara induk dan anak hewan berikut ini yang bahkan berbeda spesies. Berikut 7 hewan yang mengadopsi binatang lain:


Paus dan Lumba-Lumba Hidung Botol

paus dan lumba-lumba
Sekelompok paus mengadopsi seekor lumba-lumba hidung botol yang ditinggalkan oleh induknya. Hal ini menjadi unik mengingat paus adalah binatang yang tidak dengan mudah membentuk ikatan dengan spesies lain. Persahabatan mereka dimungkinkan untuk memberi perlindungan dan membentuk simbiosis yang saling menguntungkan atau mungkin hanya sekedar sebuah ketidaksengajaan yang terbentuk dalam berkelompok.

Babi Hutan dan Bayi Kera
babi hutan dan kera
Di kebun binatang Fukuchiyama, Jepang seekor babi hutan dan bayi kera menjadi layaknya keluarga setelah keduanya ditemukan tanpa iinduknya. Kera jenis ini biasanya suka berada dalam gendongan sang induk. Lihatlah foto ini, sang bayi kera mungkin sudah merasa bahwa babi hutan adalah induknya.

Anjing dan Tupai
anjing dan tupai
Anjing Seattle ini merawat si tupai setelah sang pemilik menemukan tupai tersebut dalam keadaan terluka. Selanjutnya, anjing yang bernama Giselle ini merawat si tupai hingga pulih seperti sedia kala. Bahkan, ia terus tinggal bersama si anjing dan kelima anak anjing tersebut setelah sembuh dari lukanya.

Gorilla and Bayi Kucing
gorilla dan kucing

Seekor gorilla betina menunjukkan sisi keibuannya dengan mengadopsi seekor kucing berwarna oranye di sebuah Gorilla Foundation. Koko, si gorilla, merawat si kucing yang diberi nama Tigger ini dengan penuh kasih sayang. Di sisi lain, si kucing pun tampak sangan nyaman berada di samping si "induk" tersebut.

Harimau dan Anak Babi

macan dan babi
Seekor harimau betina di kebun binatang di Thailand merawat beberapa anak babi. Di kebun binatang ini memang menonjolkan fitur yang disebut “happy families” dimana sebuah kelompok keluarga binatang terdiri dari berbagai spesies.

Induk Babi dan Anak Harimau
babi dan macan
"Putri Yang tertukar", mungkin itulah yang terjadi pada hewan-hewan ini. Setelah sebelumnya di Thailand terdapat induk harimau merawat anak babi, hal sebaliknya pun terjadi pada hewan ini. seekor induk babi tampak dengan sabar merawat dan menyusui anakan harimau bersama dengan "anak kandungnya" sendiri.

Anjing Great Dane dan Rusa
anjing dan rusa
Persahabatan Kate, seekor anjing Great Dane,  dengan rusa ini terjadi setelah pemilik Kate menemukan seekor bayi rusa berkeliaran di dekat rumahnya. Sang pemilik lantas memungut dan memelihara rusa bernama Pippin tersebut. Sampai saat ini, Kate dan Pippin yang sudah tumbuh besar tetap bersahabat dan tinggal di rumah tersebut.

sumber

0 komentar

Hewan-Hewan Kesepian Di Dunia

Hidup sendiri dan tidak mempunyai kawan tentunya tidak pernah menjadi keinginan siapapun yang hidup di dunia ini. Seperti umat manusia yang kesepian dan galau jika tidak mempunyai pasangan hidup, hewan pun bisa menjadi kesepian dan terisolasi hingga mengakibatkan mereka terancam punah.
Berikut 6 spesies langka yang menjadi hewan paling kesepian di dunia ini:

Ikan Mangarahara cichlid
Ikan Mangarahara cichild
Ikan Mangarahara cichlid merupakan spesies ikan langka yang sudah sangat jarang dapat ditemukan di alam liar dan terancam punah. Saat ini, dua ekor ikan Mangarahara cichlid yang masih tersisa semuanya berjenis kelamin laki-laki sehingga tidak memungkinkan untuk saling membuahi dan menghasilkan keturunan. Dengan demikian, kedua ikan yang ada di Kebun Binatang Berlin akan segera punah jika tidak dapat segera menemukan betina (pasangannya).

Kura-kura Lonesome George

Lonesome George
Kura-kura Lonesome George merupakan spesies terakhir dari subspesies Geochelone elephantopus abingdoni yang juga menjadi ikon dari Pulau Pinta, Kepulauan Galapagos. Kura-kura darat raksasa ini termasuk  hewan yang berumur panjang dan mampu bertahan hidup lebih dari 100 tahun. Sayangnya, George meninggal tahun lalu tanpa sempat berhasil kawin dan menghasilkan keturunan untuk melanjutkan subspesiesnya.

Macan tutul amur
Macan Tutul Amur
Macan tutul amur yang merupakan biantang endemik hutan di Rusia Timur adalah spesies kucing besar yang tangkas dan pintar. Jumlahnya saat ini sangat sedikit dan diperkirakan hanya tersisa 30 ekor di planet ini. Penampilannya yang sangat mencolok dan khas dengan motif leopardnya yang tutul-tutul menarik para pemburu ilegal untuk membunuh dan mengambil kulitnya untuk kemudian dijual dengan harga yang sangat tinggi.

Badak jawa
Badak Jawa
Badak Jawa, yang merupakan maskot bagi Indonesia, termasuk satwa yang dilindungi dan terancam punah. Konservasi Taman Nasional Ujung Kulon di Jawa Barat saat ini hanya menyisakan kurang dari 100 ekor. Badak Jawa merupakan jenis spesies mamalia besar yang paling langka dan hanya terdapat di Pulau Jawa. Hal inilah yang membuat pemerintah Indonesia berusaha untuk melestarikan spesies ini.

Gorila gunung
Gorilla

Gorila gunung (Gorilla gorilla berengei) yang tinggal di area pegunungan bisa ditemui di Afrika Tengah dan Afrika Timur. Hilangnya habitat karena kerusakan hutan, akibat aktivitas manusia, yang selama ini menjadi rumah bagi mereka memaksa spesies ini berjuang hidup dan beradaptasi di tempat baru. Diperkirakan jumlah gorila saat ini hanya tersisa kurang dari 900 ekor, dan terancam punah.

Lumba-lumba vaquita
Vaquita

Vaquita ialah lumba-lumba mini yang biasa ditemukan di Teluk Meksiko, California. Vauqita tergolong spesies langka yang jumlahnya tinggal tersisa 200 ekor. Jumlah Vaquita semakin menurun seiring maraknya penangkapan Vaquita demi kepentingan industri perikanan.

Sumber: NationalGeographic News


0 komentar

Gorilla, Primata Terbesar di Dunia yang Memiliki DNA Mirip Manusia

gambar gorilla jantan
Gorilla merupakan primata terbesar saat ini. Mereka adalah bangsa kera yang lebih banyak tinggal di permukaan tanah daripada di atas pohon. Gorilla terbagi dalam 2 spesies yang berbeda dan 4 atau 5 subspesies.

Habitat Gorilla adalah di hutan-hutan di Afrika Tengah, dimana sungai Kongo menjadi pemisah antara 2 spesies Gorilla ini. Gorilla Barat mendiami Afrika Tengah bagian barat, sedangkan Gorilla Timur mendiami Afrika Tengah bagian Timur. 

Gorilla Timur hidup di daerah pegunungan dengan ketinggian antara 650 hingga 4000 meter di atas permukaan laut. Sedangkan Gorilla Barat hidup di hutan rawa dataran rendah dan hutan pegunungan hingga ketinggian sekitar1600 m di atas permukaan laut.

Gorilla merupakan binatang herbivora (pemakan tumbuhan). Mereka membagi waktu istirahat dan mencari makan dengan cukup seimbang. Makanan Gorilla berbeda-beda tergantung spesiesnya. Gorilla gunung biasanya lebih banyak makan tumbuhan seperti daun, batang, tunas, dan hanya sedikit sekali makan buah-buahan.

Sementara Gorilla yang tinggal di dataran rendah, memakan makanan yang lebih variatif. Mereka juga memakan tanaman, tetapi porsi makan buah mereka bisa mencapai 25% dari porsi makan harian. Gorilla dataran rendah memiliki ketergantungan terhadap buah lebih dari gorilla jenis lainnya. Sehingga ketika jumlah buah-buahan di sekitar mereka sedikit, mereka dapat menjangkau daerah yang lebih luas untuk mencari buah. Mereka juga memakan serangga, dan semut.

Gorilla juga diketahui sangat jarang minum air. Hal ini dikarenakan makanan harian mereka kebanyakan sudah mengandung cukup banyak air, sehingga kebutuhan air dalam tubuh mereka secara tidak langsung sudah terpenuhi, meski tanpa pergi ke sungai dan minum air.
Gorilla merupakan salah satu hewan herbivora yang ganas, tetapi kemungkinan besar macan tutul merupakan predator mereka. Hal ini terbukti dari pernah ditemukannya bagian tubuh Gorilla di kotoran macan tutul. 

Gorilla hidup secara berkelompok yang disebut Troops (pasukan). Biasanya dalam satu pasukan terdiri dari satu Gorilla jantan (silverback) dengan beberapa betina dan anak-anak. Namun tak jarang juga ada satu pasukan yang terdiri lebih dari satu pejantan.

Biasanya Gorilla jantan yang sudah dewasa akan memisahkan diri dari pasukan bersama dengan beberapa betina dan membuat pasukannya sendiri. Namun ada juga gorilla jantan dewasa yang tetap tinggal di pasukannya dan menjadi bawahan dari 'silverback'. Nah, jika silverback ini mati, maka gorilla jantan tersebut biasanya akan menjadi penggantinya. Namun bagi gorilla dataran rendah, jika silverback mereka mati, maka gorilla betina dan anak-anak akan bergabung dengan pasukan lain.

Gorilla adalah jenis binatang yang akan bertarung mati-matian ketika dirinya atau kelompoknya diserang oleh manusia, macan tutul, atau kelompok gorilla lainnya. Mereka akan bertarung bahkan sampai salah satu mati.

Gorilla memiliki DNA yang sangat mirip dengan manusia. Kemiripannya tersebut bisa mencapai 95-99%. Mereka adalah primata yang sangat dekat dengan kekerabatannya dengan manusia setelah Simpanse dan Bonobo.

Gorilla Betina matang pada usia 10 - 12 tahun, sedangkan Gorilla Jantan pada usia 11 - 13 tahun. Masa kehamilan seekor Gorilla adalah 8,5 bulan. Gorilla Gunung betina pertama kali melahirkan pada usia 10 tahun.

Gorilla jantan tidak ikut aktif dalam membesarkan anak. Mereka lebih sebagai pelindung dan penjaga keluarga. Anak gorilla akan tumbuh disamping induknya. Selama 5 bulan pertama, bayi gorilla akan selalu bersama dengan ibunya, dan ibunya akan selalu berada di dekat silverback untuk mendapatkan perlindungan. Anakan gorilla akan menyusu satu jam sekali, dan akan tidur dalam sarang yang sama dengan ibu mereka.

Anakan Gorilla akan mulai lepas dari ibu mereka setelah berusia 5 bulan. Hingga usia 12 bulan, anakan gorilla sudah mulai dibiarkan jalan sendiri hingga radius 5 meter dari ibu mereka. Pada usia 18 - 21 bulan, jarak tersebut akan semakin menjauh dan frekwensi menyusu sang anak menjadi 2 jam sekali. Anakan gorilla akan menghabiskan setengah waktunya jauh dari ibunya ketika sudah berumur 30 bulan.

Gorilla memasuki masa remaja ketika berusia 3 - 6 tahun. Pada masa itu, mereka akan disapih dan tidur di sarang yang berbeda. Setelah si anak disapih, maka gorilla betina sudah siap untuk hamil lagi. Nah, pada masa menyapih ini, kehadiran silverback akan mengurangi kemungkinan konflik antara ibu dan anak gorilla.

Usia harapan hidup seekor gorilla sekitar 35 - 40 tahun. Namun Gorilla yang hidup di penangkaran dapat hidup hingga usia 50 tahun bahkan lebih.

Gorilla termasuk binatang yang sangat cerdas. Mereka dapat memahami bahasa isyarat untuk berkomunikasi dengan manusia. Bahkan diketahui bahwa gorilla dapat tertawa, sedih, dan memiliki bermacam-macam emosi. Mereka juga mampu menggunakan alat seperti kayu untuk memudahkan dalam melakukan aktifitasnya, dan mereka juga mampu berfikir. 

Bahkan beberapa peneliti mengatakan kalau Gorilla sepertinya memiliki semacam adat istiadat atau budaya yang berbeda. Ini terlihat dari kebiasaan sebelum makan yang berbeda-beda antara satu kelompok gorilla dengan kelompok gorilla yang lain.

Sayangnya saat ini Gorilla Timur berada dalam status 'terancam punah' dalam IUCN Red List, sedangkan Gorilla Gunung masuk dalam status 'sangat terancam punah'. Salah satu penyebab utama kelangkaan mereka adalah kerusakan habitat mereka akibat dari keserakahan manusia.
Referensi : wikipedia

0 komentar

Postingan Lama Beranda

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.

Labels

  • Agama
  • Air
  • Alam
  • Anjing
  • Anoa
  • Armadillo
  • ARSITEKTUR
  • Artikel
  • Ayam
  • Babi Hutan
  • Babi rusa
  • Badak
  • Bahan Busana
  • Bahasa Indonesia
  • BANGUNAN
  • Bank Soal
  • Bank Syariah
  • Banteng
  • Batik
  • Bekantan
  • Berang-berang
  • Beruang
  • Beruang Cokelat
  • Beruang Kutub
  • Beruang Madu
  • Beruang Sloth
  • Beruk
  • Bilby
  • Biologi
  • bisnis
  • Bison
  • Blog
  • Buaya
  • Buku Sekolah Elektronik
  • Buku Tema
  • Busana Muslim
  • Cerber
  • Cerita
  • Cheetah
  • Chevrotain
  • chinchilla
  • Cicak
  • Dares
  • Desain Busana
  • Distribusi
  • Ekonomi
  • Flamingo
  • Foto-foto binatang
  • Gagak
  • Gajah
  • Geografi
  • Gibbon
  • golden monkey
  • Gorilla
  • Harimau
  • Harimau Putih
  • Harimau Sumatera
  • Hewan Beracun
  • Hewan Cerdas
  • Hewan endemik Indonesia
  • Hewan Ganas
  • Hewan Herbivora
  • Hewan Karnivora
  • Hewan langka
  • Hewan Nokturnal
  • Hewan Omnivora
  • Hewan Predator
  • Hewan Purba
  • Hewan Sosial
  • Hewan Unik
  • Hewan yang dilindungi
  • Honey badger
  • Hyena
  • iklan
  • Ilmu Pengetahuan Alam
  • Info BInatang
  • Internet
  • IPA
  • IPS
  • Islam
  • Jaguar
  • Jerapah
  • Kadal
  • Kambing
  • Kancil
  • Kanguru
  • Kanguru pohon
  • Kapal
  • Kata
  • Kehidupan
  • Keledai
  • kelelawar
  • Kelinci
  • Kelinci Sumatera
  • kera emas
  • Kesehatan
  • Kesenian
  • Koala
  • Komodo
  • Kucing
  • Kuda
  • Kuda Nil
  • Kuda Thumbelina
  • Kukang
  • Kuliner
  • Kunang-kunang
  • Kurikulum 2013
  • Kuskus
  • Latihan Soal
  • Lemur
  • Lemur Tikus
  • Liger
  • Liliger
  • Llama
  • Loris
  • Luwak
  • Macan Dahan
  • Macan Kumbang
  • Macan Tutul
  • Malayan Tapir atau Tapir Asia
  • Mammalia
  • Marine Cargo
  • Marsupial
  • Masyarakat
  • Matematika
  • Meerkat
  • Musang
  • Nasehat
  • Negara
  • Ngengat
  • Ngoang
  • Nilgai
  • Novel
  • Numbat
  • Olah Raga
  • Onta
  • Orang Utan
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Pengetahuan
  • Perkapalan
  • Persewaan Alat Pesta
  • Pertanian
  • Perumahan
  • Perusahaan
  • Primata
  • Pronghorn
  • Psikologis
  • Puisi
  • Puma
  • Pustaka
  • Resep Masakan
  • Rusa
  • Sastra
  • SD
  • Sejarah
  • Sekolah
  • semut
  • semut banteng
  • Serigala
  • Serigala abu-abu
  • Siamang
  • Simpanse
  • Simpei Mentawai
  • Singa
  • Singa Putih
  • Singapuar
  • Siput
  • Siput Merah Muda
  • Solenodon
  • Southern Pudu
  • Struktur
  • Sugar Glider
  • Sukses
  • Teater
  • Tematik
  • tenaga kerja
  • Tips
  • Tokek
  • Trenggiling
  • Tumbuhan
  • Unta
  • Wallaby
  • Zebra
  • Zonkey

Blog Archive

  • ▼  2016 (69)
    • ▼  September (7)
      • Latihan Soal IPA SD untuk menghadapi ujian
      • Praktek Tata Panggung
      • Ustadz, apakah keadaan surga itu sama dengan dunia?
      • PUSTAKA dalam Pemeranan / Teater
      • Desain Balok Statis Tak Tentu
      • Rangka Batang Bidang dan Rangka Batang Ruang
      • Konfigurasi dan Tinggi Rangka Batang (Desain Rangk...
    • ►  Agustus (6)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (7)
    • ►  Maret (12)
    • ►  Februari (14)
    • ►  Januari (16)
  • ►  2015 (69)
    • ►  Desember (8)
    • ►  November (7)
    • ►  Oktober (11)
    • ►  September (5)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (4)
    • ►  April (4)
    • ►  Maret (12)
    • ►  Februari (5)
    • ►  Januari (6)
  • ►  2014 (12)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (7)
  • ►  2013 (142)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (4)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (8)
    • ►  Juli (41)
    • ►  Juni (16)
    • ►  Mei (60)
    • ►  April (5)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2012 (8)
    • ►  November (5)
    • ►  Oktober (3)
Copyright © hewan liar. All rights reserved.
Blogger Templates By NewBloggerTemplates Design UnoDesignStudio