hewan liar

Tampilkan postingan dengan label Harimau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Harimau. Tampilkan semua postingan

Seekor harimau bengali nyaris tenggelam dalam pembuatan film "Life of Pi"

Seekor harimau bengali nyaris tenggelam dalam pembuatan film "Life of Pi"
Pernah menonton film Life of Pi??? Di dalam film yang konon diangkat dari kisah nyata tersebut dikisahkan seorang anak remaja asal India harus bertahan hidup di dalam sebuah sekoci yang terombang-ambing di tengah Samudera Pasifik bersama dengan binatang-binatang buas. Salah satu binatang buas tersebut adalah seekor Harimau Bengali yang diberi nama Richard Parker.

Baru-baru ini diberitakan bahwa dalam proses pembuatan film tersebut, Richard Parker, sang harimau Bengali, hampir saja mati tenggelam. Berita tersebut beredar setelah sebuah email milik Gina Johnson beredar.
"Minggu lalu kami nyaris membunuh Raja (sebutan untuk harimau) di dalam tangki air." demikian tertulis dalam email tersebut.
Ang Lee yang bertindak sebagai sutradara film tersebut mengungkapkan bahwa hal tersebut adalah sebuah kecelakaan. Sutradara asal Taiwan tersebut juga mengatakan bahwa, saat itu para kru langsung bertindak sigap dan melakukan yang terbaik untuk menyelamatkannya.

Menanggapi berita tersebut Fox Pictures selaku pihak distributor kembali meyakinkan publik bahwa tidak ada yang dirugikan dalam proses pembuatan film "Life of Pi" tersebut. Mereka mengatakan bahwa mereka sudah melakukan prosedur keamanan yang sangat serius selama masa syuting.
"Kami memiliki prosedur keamanan yang sangat serius." ungkap pihak Fox Pictures seperti dikutip dari liputan6.com. "Dalam setiap langkah yang akan kami ambil, selalu ada tindakan pencegahan untuk memastikan tak ada satupun manusia dan hewan yang terluka."
Referensi : showbiz.liputan6.com

0 komentar

Kiara "Liliger" Hasil Persilangan Ajaib Harimau Singa

Kiara The Liliger
Liger (lion-tiger) merupakan spesies hasil persilangan  harimau dan singa. Jenis ini tidak akan pernah terjadi di alam liar karena berbagai perbedaan yang dimiliki dua spesies kucing besar ini.
"Jika ada harimau yang mencoba kawin dengan singa betina maka dia akan dikejar oleh gerombolan singa lainnya," demikian diungkapkan Craig Packer, Direktur Lion Research Center di University of Minnesota, Amerika Serikat.

Walaupun sejatinya harimau dan singa meiliki banyak perbedaan baik dari segi geografi maupun mekanisme tingkah laku yang menghindarkan mereka dari kemungkinan untuk kawin satu sama lain, hal ini tidak berlaku di dalam penangkaran. Meskipun terpisah tujuh juta tahun evolusi, pada dasarnya mereka masih cukup berkaitan dan memungkinkan mereka untuk menghasilkan keturunan bersama.

Fenomena inilah yang membuat Kebun Binatang Novosibirsk di Rusia memiliki seekor spesies baru yang disebut Liliger. Liliger merupakan spesies yang merupakan anak dari seekor betina liger (persilangan singa dan harimau) dan seekor singa jantan. Liliger bernama Kiara ini lahir pada pertengahan September 2012 dan menjadi satu-satunya spesies Lililiger yang ada di dunia ini.

Meski unik dan menjadi persilangan yang ajaib, Kiara dianggap sebagai ancaman keberlangsungan harimau dan singa. Percampuran yang tidak alami dari kedua jenis kucing besar tersebut tidak memiliki tujuan konservasi. Di alam liar, jenis seperti Kiara, kemungkinan besar akan bercampur karena kedua orang-tuanya memiliki sifat yang sangat berbeda. Singa adalah spesies sosial, sedangkan harimau adalah penyendiri, kata Parker.

Itulah mengapa badan akreditasi kebun binatang di Amerika Utara, AZA, tidak menyetujui persilangan singa-harimau sperti ini. Mereka lebih fokus pada progam konservasi di alam liardan menganggap beberapa kebun binatang yang melakukan persilangan ini biasanya dimotivasi kepentingan publisitas.

Sumber: NationalGeographic News




0 komentar

Kelinci Sumatera, Belangnya Mirip Harimau

Kelinci Belang Sumatera


Banyak orang menyangka bahwa kelinci adalah binatang “impor”. Anggapan itu tidak sepenuhnya salah karena memang kelinci yang biasa kita pelihara pada umumnya berasal dar Inggris, Belanda, Jerman dan berbagai negara Eropa lainnya.
Tapi ternyata, Indonesia mempunyai spesies kelinci asli Indonesia yang belum banyak dikenal, bahkan oleh orang Indonesia sendiri.  Spesies kelinci ini bernama Kelinci Sumatera telinga pendek atau Kelinci Belang Sumatera. Spesies kelinci ini merupakan jenis kelinci liar yang hanya dapat ditemukan di hutan tropis di pegunungan Bukit Barisan di pulau Sumatra, Indonesia.

Jika pada umumnya seekor kelinci identik dengan telinganya yang panjang, maka spesies kelinci Sumater yang mempunyai nama latin nesolagus netscehri ini mempunyai keunikan tersendiri berupa ukuran telinganya yang pendek. Ukuran tubuhnya pun juga kecil, yakni berkisar hanya sekitar 40 cm dan berat sekitar 1,5 kg.

Kelinci Sumatera mempunyai ciri khusus berupa warna coklat dengan belang hitam membujur lurus di bagian punggungnya. Sedangkan pada bagian perutnya berwarna putih serta ekornya berwarna merah. Di sekitar mata dan sisi kepala di bagian belakang mata hingga pangkal telinga berwarna hitam.

Kelinci Sumatera merupakan binatang nokturnal yang beraktivitas di malam hari. Mereka biasa bersembunyi di dalam lubang atau liang bekas binatang lain. Seperti kelinci lainnya, kelinci liar ini merupakan binatang herbivora yang menyukai pucuk daun muda dan tangkai tanaman yang rendah.

Kelinci ini biasa hidup pada tempat yang sangat terisolasi, hanya terdapat di hutan-hutan Bukit Barisan, Sumatera. Habitatnya adalah hutan-hutan tropis di beberapa gunung di pulau Sumatera seperti Gunung Kerinci, Gunung Barisan, dan Gunung Leuser. Binatang ini mendiami kawasan pada ketinggian antara 600-1600 meter di atas permukaan laut.

Hewan ini termasuk satwa langka dan dilindungi. Populasi kelinci Sumatera ini juga sangat sedikit. Ancaman terhadap mereka berasal dari rusaknya hutan akibat kebakaran hutan dan perubahan fungsi hutan sebagai habitat alami yang dibuka menjadi lahan pertanian, terutama teh, kopi dan kakao.

Bahkan terdapat aktivitas perburuan terhadap satwa ini, terbukti dengan adanya beberapa foto jebakan menangkap kelinci sumatera di hutan Bukit Barisan. Menipisnya jumlah mereka akibat perburuan hewan ini untuk diambil dagingnya yang lezat. Padahal jika dipelihara mungkin hewan ini juga bisa akan berkembang seperti halnya kelinci peliharaan yang orang sering pelihara. Hal ini juga bisa menambah populasi kelinci sumatera dan menyelamatkan mereka dari kepunahan.


Referensi: kumpulberita dan wikipedia


0 komentar

6 Jenis Harimau yang Saat Ini Masih Hidup

Menurut catatan sejarah, di dunia ini ada 9 subspesies Harimau. Namun 3 diantaranya sudah resmi punah. Harimau-harimau yang kini masih eksis tersebar di Bangladesh, Siberia, India, China, Iran, Afghanistan, dan Asia Tenggara. 6 Jenis Harimau yang Saat Ini Masih Hidup tersebut adalah :

1. Harimau Bengal (Phantera tigris tigris)
Foto harimau Bengal
Harimau jenis ini disebut juga sebagai Harimau India. Daerah penyebaran harimau bengal antara lain India, Bhutan, Bangladesh, dan Nepal. Diperkirakan saat ini Populasi Harimau Bengal tidak lebih dari 2,500 ekor. Pada tahun 2011 dilaporkan jumlah harimau bengal dewasa di India sekitar 1.520-1.909, di Bangladesh 440 ekor, di Nepal 155 ekor, dan di Bhutan 75 ekor. Habitat Harimau Bengal adalah di padang rumput aluvial, hutan hujan tropis, hutan tropis, hutan lembab, hutan kering, dan hutan mangrov.

2. Harimau Indocina (Phantera Tigris Corbetti)
Foto harimau Indocina
Harimau ini juga disebut dengan harimau corbet dan dapat ditemukan di wilayah Kamboja, China, Laos, Thailand, Burma, dan Vietnam. Harimau ini ukurannya lebih kecil dan lebih gelap dibandingkan dengan harimau bengal. Habitat harimau indonecina adalah hutan di daerah gunung atau perbukitan. Diperkirakan populasi harimau indocina saat ini sekitar 350 ekor saja.

3. Harimau Malaya (Panthera Tigris Jacksoni)
Foto harimau Malaya
Mereka hanya dapat ditemukan di daerah bagian selatan dari semenanjung Malaysia. Harimau Malaya merupakan ikon nasional negara Malaysia. Harimau jenis ini baru diakui sebagai salah satu subspesies harimau pada tahun 2004. Saat ini diperkirakan jumlah Harimau Malaya hanya sekitar 500 ekor.

4. Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae)
Foto harimau Sumatera
Harimau jenis ini hanya bisa ditemukan di Pulau Sumatera. Harimau Sumatera merupakan jenis harimau yang berukuran paling kecil dari semua spesies harimau. Populasi Harimau Sumatera saat ini diperkirakan hanya ada sekitar 400-500 ekor.  Mereka adalah salah satu spesies yang berstatus 'kritis'.

5. Harimau Siberia (Panthera Tigris Altaica)
Foto Harimau Siberia
Harimau ini juga dikenal dengan nama Harimau Amur karena mereka hidup di wilayah Amur-Ussuri jauh disebelah Timur Siberia.Mereka adalah jenis harimau terbesar dalam keluarganya. Pada tahun 2005 ada sekitar 331-393 ekor harimau Siberia dewasa dan remaja.

6. Harimau Cina Selatan (Panthera Tigris Amoyensis)
Foto Harimau Cina Selatan
Mereka juga sering disebut dengan nama Amoy atau harimau Xiamen. Mereka adalah subspesies harimau yang paling terancam punah saat ini. Bahkan mereka juga pernah masuk dalam 10 binatang paling terancam punah di dunia. Diperkirakan saat ini hanya ada sekitar 59 ekor harimau Cina Selatan, dimana semuanya berada di Cina.

Sementara 3 spesies harimau lainnya yang sudah punah adalah Harimau Bali, Harimau Jawa, dan Harimau Kaspia.

Referensi : wikipedia

0 komentar

Mengenal Lebih Dekat Harimau Sumatera

Harimau Sumatera memiliki nama latin Panthera tigris sumatrae. Harimau Sumatera merupakan hewan endemik pulau Sumatera, sehingga hanya bisa ditemui di Pulau Sumatera saja. Mereka adalah salah satu dari 6 subspesies harimau yang sampai saat ini masih ada di bumi. Namun populasi mereka saat ini berada dalam status critically endangered.

Diperkirakan populasi harimau Sumatera di alam bebas saat ini hanya ada sekitar 400 ekor. Mereka adalah predator utama dalam rantai makanan di wilayahnya, sehingga mereka menjaga populasi mangsa mereka di alam liar agar keseimbangan rantai makanan di wilayahnya tetap terjaga. Namun sepertinya manusia sudah merusaknya.

Habitat Harimau Sumatera (hutan dataran rendah, lahan gambut, dan hutan hujan pegunungan) semakin menyempit akibat pembukaan lahan baru oleh manusia. Sehingga terkadang harimau-harimau ini harus mencari mangsa sampai ke pemukiman warga dan harus mati dibunuh warga yang merasa terancam. Selain itu perburuan liar yang mengincar bagian-bagian tubuh mereka untuk dijual dipasar gelap sebagai perhiasan, bahan obat tradisional, atau jimat membuat populasi mereka semakin menurun drastis.

Populasi Harimau Sumatera di Provinsi Riau yang konon merupakan rumah bagi 33% populasi Harimau Sumatera di alam liar pun semakin menurun. Meski sudah dilindungi oleh Undang-Undang, dalam 25 tahun terakhir, populasi mereka tetap menurun, bahkan hingga 70%.

Ciri-ciri Harimau Sumatera yang paling mudah dilihat antara lain yaitu, warna kulit mereka merupakan yang paling gelap diantara semua spesies harimau. Warna bulu mereka mulai dari kucing kemerah-merahan hingga oranye tua.

Harimau Sumatera merupakan spesies harimau yang bertubuh paling kecil jika dibandingkan dengan spesies harimau lainnya. Tinggi Harimau Sumatera hanya mencapai 60 cm, dengan berat badan mencapai 140 kg. Sementara berat tubuh betinanya hanya sampai 91 kg.
Referensi : WWF

0 komentar

Informasi Tentang Harimau Putih

foto harimau putih
Harimau Putih atau Bengal Tiger memiliki nama latin Panthera Tigris Tigris. Meskipun warna bulunya adalah putih, bukan berarti harimau putih adalah binatang albino. Sehingga harimau putih masih bisa dikawinkan dengan jenis harimau biasa.

Warna putih yang dimiliki oleh harimau ini disebabkan oleh gen resesif yang menghasilkan warna pucat. Harimau Putih memiliki hidung yang berwarna pink, pusat kakinya juga berwarna pink, bermata biru es, dan berbulu putih atau putih kuning berbelang hitam, cokelat atau kelabu.

Harimau putih cenderung memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dibandingkan dengan  harimau jingga tanpa gen putih. Harimau putih jantan dewasa dapat memiliki panjang tubuh mencapai 270 cm dengan berat badan mencapai 221 kg.
Foto harimau putih di kebun binatang gembiraloka
Harimau Putih merupakan jenis binatang soliter yang suka menyendiri. Namun kebanyakan dari mereka akan berpasangan ketika berburu. Waktu berburu mereka biasanya adalah waktu sore menjelang malam hari. Mangsa Harimau Putih di alam liar antara lain mamalia-mamalia sedang seperti rusa, babi hutan hingga hewan kecil seperti reptil, burung dan monyet.

Masa kehamilan Harimau Putih sekitar 104 hingga 106 hari. Biasanya dalam sekali persalinan, mereka dapat melahirkan 2 - 4 anakan. Namun lebih seringnya melahirkan 3 ekor anakan dengan berat 701 hingga 1600 g.
gambar harimau putih di kebun binatang
Habitat Harimau Putih antara lain hutan dataran rendah hingga hutan dataran tinggi. Dengan ketinggian maksimal 2000 m di atas permukaan air laut. Penyebaran harimau putih antara lain di Bhutan, China, India, Bangladesh dan Nepal.

Saat ini diperkirakan ada ratusan ekor harimau putih dalam penangkaran di seluruh dunia, dimana di India saja sudah ada sekitar 100 ekor. Kabar baiknya, populasi harimau putih kian bertambah setiap tahunnya. Populasi harimau putih modern mencakup subspesies Benggala sejati dan campuran Benggala-Siberia. Namun tidak diketahui pasti apakah gen resesif pemutih ini berasal dari harimau Benggala saja atau semua nenek moyang harimau Siberia.
foto harimau putih

Referensi : wikipedia

0 komentar

Postingan Lama Beranda

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.

Labels

  • Agama
  • Air
  • Alam
  • Anjing
  • Anoa
  • Armadillo
  • ARSITEKTUR
  • Artikel
  • Ayam
  • Babi Hutan
  • Babi rusa
  • Badak
  • Bahan Busana
  • Bahasa Indonesia
  • BANGUNAN
  • Bank Soal
  • Bank Syariah
  • Banteng
  • Batik
  • Bekantan
  • Berang-berang
  • Beruang
  • Beruang Cokelat
  • Beruang Kutub
  • Beruang Madu
  • Beruang Sloth
  • Beruk
  • Bilby
  • Biologi
  • bisnis
  • Bison
  • Blog
  • Buaya
  • Buku Sekolah Elektronik
  • Buku Tema
  • Busana Muslim
  • Cerber
  • Cerita
  • Cheetah
  • Chevrotain
  • chinchilla
  • Cicak
  • Dares
  • Desain Busana
  • Distribusi
  • Ekonomi
  • Flamingo
  • Foto-foto binatang
  • Gagak
  • Gajah
  • Geografi
  • Gibbon
  • golden monkey
  • Gorilla
  • Harimau
  • Harimau Putih
  • Harimau Sumatera
  • Hewan Beracun
  • Hewan Cerdas
  • Hewan endemik Indonesia
  • Hewan Ganas
  • Hewan Herbivora
  • Hewan Karnivora
  • Hewan langka
  • Hewan Nokturnal
  • Hewan Omnivora
  • Hewan Predator
  • Hewan Purba
  • Hewan Sosial
  • Hewan Unik
  • Hewan yang dilindungi
  • Honey badger
  • Hyena
  • iklan
  • Ilmu Pengetahuan Alam
  • Info BInatang
  • Internet
  • IPA
  • IPS
  • Islam
  • Jaguar
  • Jerapah
  • Kadal
  • Kambing
  • Kancil
  • Kanguru
  • Kanguru pohon
  • Kapal
  • Kata
  • Kehidupan
  • Keledai
  • kelelawar
  • Kelinci
  • Kelinci Sumatera
  • kera emas
  • Kesehatan
  • Kesenian
  • Koala
  • Komodo
  • Kucing
  • Kuda
  • Kuda Nil
  • Kuda Thumbelina
  • Kukang
  • Kuliner
  • Kunang-kunang
  • Kurikulum 2013
  • Kuskus
  • Latihan Soal
  • Lemur
  • Lemur Tikus
  • Liger
  • Liliger
  • Llama
  • Loris
  • Luwak
  • Macan Dahan
  • Macan Kumbang
  • Macan Tutul
  • Malayan Tapir atau Tapir Asia
  • Mammalia
  • Marine Cargo
  • Marsupial
  • Masyarakat
  • Matematika
  • Meerkat
  • Musang
  • Nasehat
  • Negara
  • Ngengat
  • Ngoang
  • Nilgai
  • Novel
  • Numbat
  • Olah Raga
  • Onta
  • Orang Utan
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Pengetahuan
  • Perkapalan
  • Persewaan Alat Pesta
  • Pertanian
  • Perumahan
  • Perusahaan
  • Primata
  • Pronghorn
  • Psikologis
  • Puisi
  • Puma
  • Pustaka
  • Resep Masakan
  • Rusa
  • Sastra
  • SD
  • Sejarah
  • Sekolah
  • semut
  • semut banteng
  • Serigala
  • Serigala abu-abu
  • Siamang
  • Simpanse
  • Simpei Mentawai
  • Singa
  • Singa Putih
  • Singapuar
  • Siput
  • Siput Merah Muda
  • Solenodon
  • Southern Pudu
  • Struktur
  • Sugar Glider
  • Sukses
  • Teater
  • Tematik
  • tenaga kerja
  • Tips
  • Tokek
  • Trenggiling
  • Tumbuhan
  • Unta
  • Wallaby
  • Zebra
  • Zonkey

Blog Archive

  • ▼  2016 (69)
    • ▼  September (7)
      • Latihan Soal IPA SD untuk menghadapi ujian
      • Praktek Tata Panggung
      • Ustadz, apakah keadaan surga itu sama dengan dunia?
      • PUSTAKA dalam Pemeranan / Teater
      • Desain Balok Statis Tak Tentu
      • Rangka Batang Bidang dan Rangka Batang Ruang
      • Konfigurasi dan Tinggi Rangka Batang (Desain Rangk...
    • ►  Agustus (6)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (7)
    • ►  Maret (12)
    • ►  Februari (14)
    • ►  Januari (16)
  • ►  2015 (69)
    • ►  Desember (8)
    • ►  November (7)
    • ►  Oktober (11)
    • ►  September (5)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (4)
    • ►  April (4)
    • ►  Maret (12)
    • ►  Februari (5)
    • ►  Januari (6)
  • ►  2014 (12)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (7)
  • ►  2013 (142)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (4)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (8)
    • ►  Juli (41)
    • ►  Juni (16)
    • ►  Mei (60)
    • ►  April (5)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2012 (8)
    • ►  November (5)
    • ►  Oktober (3)
Copyright © hewan liar. All rights reserved.
Blogger Templates By NewBloggerTemplates Design UnoDesignStudio